Strategi Peningkatan Daya Saing Beauty Clinic: Pengaruh Brand Image dan Persepsi Harga terhadap Kepuasan Konsumen di Visi Beauty Clinic
Main Article Content
Abstract
Perkembangan industri kecantikan di Indonesia yang terus meningkat telah menyebabkan persaingan antarklinik kecantikan menjadi semakin intensif. Persaingan usaha Di tengah intensitas persaingan yang kian menguat, pelaku usaha didorong untuk merancang pendekatan pemasaran yang lebih empatik, dengan menjadikan penciptaan pengalaman dan kepuasan paripurna bagi konsumen sebagai esensi utama strategi. Riset ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan persepsi harga terhadap kepuasan konsumen pada klinik kecantikan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui survei. Data penelitian diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 92 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang didukung oleh uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa brand image memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi 0,019. Selain itu, persepsi harga juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, yang terlihat dari nilai F sebesar 138,173 dengan tingkat signifikansi 0,000. Koefisien determinasi sebesar 75,6% menunjukkan bahwa kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh variabel citra merek dan persepsi harga. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan citra merek disertai penetapan harga yang kompetitif menjadi langkah strategis dalam meningkatkan loyalitas pelanggan, memperkuat posisi bersaing, serta menjaga keberlanjutan bisnis klinik kecantikan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.