Problematika Penegakan Hukum Dalam Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Gelandangan Di Kota Pekanbaru

Main Article Content

Muhammad Haikal Muqsith
Syaifullah Yophi Ardianto
Tengku Arif Hidayat

Abstract

Permasalahan gelandangan di Kota Pekanbaru merupakan isu sosial yang kompleks dan mendesak. Keberadaan mereka sering mengganggu ketertiban umum, menciptakan ketidaknyamanan bagi warga yang menganggap gelandangan sebagai ancaman. Meningkatnya jumlah gelandangan mencerminkan masalah struktural, seperti kemiskinan dan ketidakadilan. Meskipun regulasi seperti Pasal 505 KUHP dan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru telah diterapkan, penegakan hukum terhadap gelandangan masih menghadapi kendala, terutama dalam penerapan sanksi pidana yang seharusnya memberikan efek jera. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara dengan pihak terkait dan penyebaran kuesioner kepada 154 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi pidana tidak menyelesaikan masalah gelandangan. Sebaliknya, diperlukan pendekatan yang lebih manusiawi dan progresif dalam penegakan hukum. Kerjasama antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan solusi yang inklusif dan berkelanjutan. Rekomendasi penelitian ini adalah meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial, serta fokus pada hak asasi manusia dan dukungan sosial. Program rehabilitasi jangka panjang juga diperlukan untuk membantu gelandangan kembali ke masyarakat, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi semua.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Muqsith, M. H., Syaifullah Yophi Ardianto, & Tengku Arif Hidayat. (2025). Problematika Penegakan Hukum Dalam Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Gelandangan Di Kota Pekanbaru. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(3), 4428–4442. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i3.8398
Section
Articles

Similar Articles

<< < 28 29 30 31 32 33 34 35 36 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.