Keunggulan Operasional Manufaktur Melalui Transformasi Digital, Otomasi dan Kecerdasan Buatan

Main Article Content

Guntur Haludin

Abstract

Penelitian ini bertujuan mensintesis literatur mengenai kontribusi transformasi digital, otomasi, dan kecerdasan buatan terhadap keunggulan operasional manufaktur serta implikasinya bagi Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review terstruktur dengan 25 artikel ilmiah utama yang dikelompokkan ke dalam klaster keunggulan operasional, digital transformation, dan artificial intelligence/automation. Analisis dilakukan secara tematik melalui identifikasi, seleksi, ekstraksi, sintesis, dan perumusan implikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keunggulan operasional tetap bertumpu pada Kaizen, TQM, TPM, Lean, Lean Six Sigma, dan OEE, tetapi diperkuat oleh transformasi digital yang meningkatkan konektivitas, visibilitas data, dan integrasi proses. Otomasi dan kecerdasan buatan berperan dalam standardisasi proses, otomasi tugas rutin, predictive maintenance, quality inspection, dan decision support. Keberhasilan implementasi tidak ditentukan oleh teknologi semata, melainkan oleh kesiapan teknologi, kepemimpinan, budaya perbaikan, talenta digital, tata kelola, dan dukungan lingkungan. Artikel ini menyimpulkan bahwa manufaktur Indonesia memerlukan model bertahap yang memadukan continuous improvement, digital capability, automation readiness, dan AI governance.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Haludin, G. (2026). Keunggulan Operasional Manufaktur Melalui Transformasi Digital, Otomasi dan Kecerdasan Buatan. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(5), 12933–12942. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i5.19434
Section
Articles

Similar Articles

<< < 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.