Pengaruh Komite Audit Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Main Article Content

Ulina Gultom

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit, yang terdiri atas ukuran komite audit dan frekuensi pertemuan komite audit. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menjelaskan pengaruh dari ukuran komite audit dan frekuensi pertemuan komite audit terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:  1) ukuran komite audit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, 2) frekuensi pertemuan komite audit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, 3) ukuran komite audit, frekuensi pertemuan komite audit secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gultom, U. (2025). Pengaruh Komite Audit Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 1047–1060. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i4.8955
Section
Articles

References

– Did SOX get it wrong?”. Journal Economic and Finance 54 USA, hal 112.

Peraturan Bank Indonesia No.8/4/PBI/2006 Tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance. http://auditorinternal.com/wp- content/uploads/2010/04/pbi_8_4_2006.pdf (4 April. 2014).

Kajian Stabilitas Keuangan. http://www.bi.go.id/id/publikasi/perbankandanstabilitas/kajian/Documents/KSK%20No22_Maret2014%20Cover.pdf (12 Juni. 2014).

Abdullah, M. Faisal, 2005. Manajemen Perbankan (Teknik Analisa Kinerja Keuangan Bank). Cetakan Ketiga, Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.

Agus dan Ardana, 2013. Etika Bisnis dan Profesi Tantangan Membangun Manusia Seutuhnya. Edisi Revisi, Salemba Empat, Jakarta.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. 2000. Surat Edaran Nomor: SE-03/PM/2000. Tentang Penerapan GCG pada Perusahaan Publik. http://www.teranginnie.com/media/28776/BEJ%20SE-03.pdf (4 April 2014)

Bank Indonesia. 2004. Peraturan Bank Indonesia No. 6/10/PBI/2004. Rasio-rasio Penilaian Kesehatan Perbankan. http://www.bi.go.id/id/peraturan/arsip- peraturan/Perbankan2004/pbi_61004.pdf (4 April. 2014).

Bolton, Brian, 2014. “Audit committee performance: ownership vs. independence

Bursa Efek. Jakarta, 2001. Surat Direksi no: Kep. 339/BEJ/07-2001. Tentang Ketentuan Umum Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas di Bursa. http://www.sampoerna.com/id_id/investor_information/capital_market_re gulation/documents/keputusan%20direksi%20pt%20bej%20nomor%20ke p305bej072004%20tentang%20peraturan%20nomor%20ia.pdf. (4 April. 2014).

Chandra, Alvin, 2011. “Efektivitas Komite Audit terhadap elevansi nilai laba bersih arus kas dari kagiatan operasi” Tesis Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, hal 147.

Efferin, Suyoko, dkk. 2006. Metodoligi Penelitian Untuk Akuntansi. Bayumedia Publishing, Malang.

Erlina, 2011. Metodologi Penelitian. Art Design, Publishing &Printing, Medan. Felo, Andrew J, et al, 2003. “Audit Committee Characteristics and the Perceived

Forum for Corporate Governance in Indonesia (FCGI), 2003. Keberadaan dan Peranan Komite Audit dalam Rangka Implementasi Good Corporate Governance, Jakarta,FCGI.

Hamdan, Mohammed, et al, 2013. ”The Impact of Audit Committee Characteristics on the Performance: Evidence from Jordan”. International Management Review Jordan,Volume 9 Nomor 1 hal 12.

Indonesian Institute for Corporate Directorship. 2013. Press release. http://iicd.or.id/Article/Press%20Release%202014_FINAL.pdf (25 Juni 2013).

Jusuf, Jopie, 2008. Analisis Kredit Untuk Account Officer. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Kasmir, 2008. Analisa Laporan Keuangan, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara. nomor: Kep-117/ M-MBU/ 2002. Tentang Penerapan Praktik GCG pada BUMN. http://www.iicg.Org/asset/doc/Kepmen_BUMN_2002_117_Praktek_GCG_BUMN.pdf (4 April.2014).

Komite Nasional kebijakan Governance. 2006. Pedoman Umun Good Corporate Governance Indonesia. http:// www. ecgi. org/ codes/ documents/ indonesia_cg_2006_id.pdf (4 April. 2014)

Manik, Tumpal, 2011. “Analisis Pengaruh Kepemilikan Manajemen, Komisaris Independen, Komite audit, Umur perusahaan, terhadap Kinerja (Studi Empiris Perusahaan Property & Real Estate di BEI)”. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia, Volum 2 Nomor 2 hal 36.

Quality of Financial Reporting: An Empirical Analysis”. Working Paper, USA, hal 40.

Rahmat, et al, 2008. “Audit Committee Characteristics in Financially Distressed and Non-distressed Companies.” Managerial Auditing Journal Malasya, Vol. 24, No.7, pp-624-638.

Rahmat, et al, 2009. “Audit committee characteristics in financially distressed and non-distressed companies”, Managerial Auditing Journal Malasya, hal 15.

Umar, Husein, 2008. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Edisi Kedua, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

www.idx.co.id