Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di Gugus Imam Bonjol, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang melibatkan guru sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah secara umum berada pada kategori baik dengan rata-rata skor 3,85 (skala 5). Indikator kemampuan komunikasi kepala sekolah memperoleh skor tertinggi sebesar 4,2, sedangkan pemahaman terhadap visi dan misi sekolah memiliki skor terendah sebesar 3,5. Kinerja guru juga berada pada kategori baik dengan rata-rata skor 3,75, di mana indikator penguasaan bahan ajar menunjukkan skor tertinggi sebesar 4,0, sedangkan indikator pemanfaatan media pembelajaran memperoleh skor terendah sebesar 3,4. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,72 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,52. Hasil ini menunjukkan bahwa 52% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh kepemimpinan kepala sekolah, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dalam penyampaian visi dan misi sekolah serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kinerja guru secara keseluruhan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Azwar, S. (2004). Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Buku ini membahas tentang pendekatan kuantitatif dalam penelitian, termasuk pengolahan data dengan metode statistika.
Baedhowi. (2006). Pengaruh Kepemimpinan dan Kompetensi Guru terhadap Kinerja. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada. Referensi tentang pengaruh kepemimpinan dan kompetensi guru terhadap peningkatan kinerja dalam dunia pendidikan.
Davies, B., & Ellison, L. (2006). Strategic Direction and Development of the School. New York: Routledge. Buku ini menjelaskan bagaimana strategi dan arah pengembangan sekolah dilakukan oleh pemimpin sekolah.
Djamarah, S. B. (2000). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta. Penjelasan mengenai peran guru dalam interaksi edukatif serta tanggung jawab mereka sebagai pendidik.
Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro. Buku yang menjadi panduan dalam menganalisis data statistik menggunakan software SPSS.
Kristiawan, M. (2017). Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Menguraikan peran kepala sekolah dalam mengelola pendidikan secara strategis dan efektif.
Listyasari, N. (2013). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMA Negeri Kota Tasikmalaya. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. Studi empiris tentang hubungan kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru dalam meningkatkan prestasi siswa.
Mangkunegara, A. A. P. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Referensi tentang manajemen sumber daya manusia, relevan untuk memahami kinerja guru dalam konteks organisasi sekolah.
Mulyasa, E. (2004). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya. Buku ini menjelaskan standar kompetensi yang harus dimiliki guru sesuai kebijakan pendidikan nasional.
Mulyasa, E. (2010). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bandung: Alfabeta. Penekanan pada bagaimana kepala sekolah dapat memimpin dan memanajemen sekolah dengan baik.
Sedarmayanti. (2001). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju. Buku ini mengupas tuntas faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kerja termasuk dalam dunia pendidikan.
Sukardi. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Referensi utama tentang metodologi penelitian dalam bidang pendidikan, termasuk pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
Supardi. (2013). Kinerja Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Buku ini membahas tentang indikator kinerja guru dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
Supardi. (2014). Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press. Menguraikan bagaimana profesionalisme guru dapat meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
Wahyudi. (2012). Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Buku ini membahas tentang manajemen pendidikan secara komprehensif, mencakup aspek kepemimpinan, organisasi, dan pengelolaan sumber daya manusia.
Yamin, M., & Maisah. (2010). Standar Kompetensi Guru. Jakarta: GP Press Group. Buku ini menjelaskan tentang standar kompetensi yang wajib dipenuhi oleh guru di Indonesia.