Kesenian Topeng Malangan: Akulturasi Budaya Jawa-Tiongkok

Main Article Content

Pugoh Putra
Diah Ayu Wulan

Abstract

Kesenian Topeng Malangan tidak terlepas dari pengaruh akulturasi budaya Jawa dan Tiongkok. Keberadaan bangsa Tiongkok di tanah Jawa tidak terlepas dari hubungan dagang serta hubungan politik yang terjadi pada masa terdahulu. Hal ini menunjukan salah satu bentuk dari proses akulturasi budaya Jawa dan Tiongkok melalui kesenian Topeng Malangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bentuk dari akulturasi budaya Jawa dan Tiongkok yang terjadi dalam kesenian Topeng Malangan. Metode penelitian yang dipilih adalah menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawncara, serta dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini diantaranya mencakup, reduksi data, penyajian data, dan kemudian verifikasi data. Berdasarkan hasil analisis akulturasi budaya Jawa dan Tiongkok dipengaruhi oleh tiga hal yaitu, sejarah kesenian Topeng Malangan, korelasi cerita Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji dengan konsep Yin-yang, serta pengaruh penggunaan warna Tiongkok dalam kesenian Topeng Malangan. Berdasarkan hasi penelitian dapat ditarik Kesimpulan bahwa kesenian Topeng Malangan dipengaruhi oleh akulturasi budaya antara Jawa dan Tiongkok.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Putra, P., & Wulan, D. A. (2025). Kesenian Topeng Malangan: Akulturasi Budaya Jawa-Tiongkok. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 2165–2182. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i3.8147
Section
Articles

References

Akbar, Andi. (2017). Konsep Yin dan Yang dalam Ajaran Taoisme. (Online). Diakses 26 Januari 2025, dari https://kajianteologi.blogspot.com/2017/09/konsep-yon-dan-yangdalam-ajaran-taoisme

Alee, Malik. (2012). Filsafat Yin dan Yang. (Online). Diakses 28 Januari 2025, dari http://malikale12.blogspot.com/2012/05/filsafat-yin-dan-yang.html

Brandes, J. L. A. (1987). Pararaton (Ken Arok) het Boek Der Koningen van Tumapel en van Majapahit. Batavia. Gravenhage: Martinus Nijhoff dan Batavia: Albrecht & Co.

Dahana, A. (2000) "Kegiatan awal Masyarakat Tionghoa di Indonesia," Wacana, Journal of the Humanities of Indonesia: Vol. 2: No. 1, Article 4.

Daulay, J. F. (Agustus 2005). Bandar Barus dalam Catatan Sejarah. Historisme Edisi 21 Tahun X, 22-28.

Dimas Agung Trisliatanto, Metedologi Penelitian (Panduan lengkap penelitian dengan mudah), (Yogyakarta: CV. Andi Offset, 2020)

Farida Nugrahani, Metode Penelitian Kualitatif: Dalam Penelitian Pendidikan Bahasa, (Surakarta: Pustaka Cakra,2014)

Gillin & Gillin. (1954) Cultural Sociology: A Revision of an Introduction to Sociologi, New York: The Macmillan Company.

J. W. Berry. (2005) Acculturation: Living successfully in two cultures, International Journal of Intercultural Relations, 29(6), 697–712.

Kusumahamidjojo, Budiono. (2010). Sejarah Filsafat Tiongkok. Yogyakarta: Jalasutra.

Liji, L. (2012). Dari Relasi Upeti ke Mitra Strategis: 2000 Tahun Perjalanan Hubungan Tiongkok-Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Made Laut Mertha Jaya, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif (Teori, Penerapan, dan Riset Nyata), (Yogyakarta: Quadrant, 2020)

Matthew B. Miles dan A.Michael Huberman, Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru, terj. Tjetjep Rohendi Rohidi, (Jakarta: Universitas Indonesia Press,2007

Muljana, Slamet. (1983). Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit. Jakarta: Inti Idayu Press.

Muljana, Slamet. (1996). The Structure of the National Government of Madjapahit. Jakarta: Balai Pustaka.

Mulyana, Deddy & Jalaluddin Rakhmat, (2001), Komunikasi Antarbudaya (Panduan Berkomunikasi dengan Orang-orang Berbeda Budaya). Bandung: Rosdakarya.

Mulyana, Slamet. (1979). Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara Karya Aksara.

Mulyana, Slamet. (2007). Tafsir Sejarah Negarakretagama. Yogyakarta: LKiS

Munoz, P. M. (2009) Kerajaan Kerajaan Awal Kepulauan Indonesia dan Semenanjung Malaysia. Yogyakarta: Mitra Abadi.

Nugroho, A. B., dan Suryaningtyas, V.W. (2010). Akulturasi Antara Etnis Cina dan Jawa: Konvergensi atau Divergensi Ujaran Penutur Bahasa Jawa. Seminar Nasional Pemertahanan Bahasa Nusantara. Semarang: Magister Linguistik PPs UNDIP. Vol.1, No.1 Narumi, (2010), “Street Style and Its Meaning in Postwar Japan”, Fashion Theory, Vol. 14, No. 4.

Pigeaud, T. G. Th. (1960) Java in the 14th Century: A Study in Cultural History I. The Hague: Martinus Nijhoff.

Poespoprodjo, W. (1999). Filsafat Moral: Kesusilaan dalam Teori dan Praktek. Bandung: CV. Pustaka Grafika.

Posponegoro, M. D., & Notosusanto, N. (2010). Sejarah Nasional Indonesia II Zaman Kuno . Jakarta: Balai Pustaka.

Putra, W. I. Proses Akulturasi Masyarakat Paser Dan Masyarakat Transmigran Jawa di Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Phinisi Integration Review, Vol. 1, Hal 1-14.

Sandu Siyoto dan M. Ali Sodik, Dasar Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015)

Tibbets, G. R. (1957). Early Muslim Traders in South-East Asia. Journal of the Malayan Branch of the Royal Asiatic Society Vol. 30 No. 1, 1-45.

V. Wiratna Sujarweni, Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: Pustaka Baru Press, 2020).

Yohan, Lukas. (2015). Mengenal Yin Yang: Berdialog dengan Alam Semesta. (Online). Diakses 27 Januari 2025, dari http://lukasyohans.blogspot.com/2015/06/mengenal-yin-yangberdialog-dengan-alam.html