Pengaruh Kepatuhan Tenaga Kesehatan dalam Melakukan Standard Precautions dan Komunikasi Efektif SBAR Terhadap Budaya Keselamatan Pasien IGD RSUD Aek Kanopan Sumatera Utara

Main Article Content

Sofwatul Marfiyah
Purwadhi Purwadhi
Rizki Adriansyah Rubini

Abstract

Budaya keselamatan pasien merupakan prioritas utama yang harus dilakukan oleh dokter dalam upaya pencegahan kejadian tidak diinginkan (KTD). Manajemen keselematan pasien termasuk pada pencegahan infeksi terkait perawatan kesehatan. Pada budaya keselamatan pasien rumah sakit meliputi juga standard precautions yang merupakan kewaspadaan utama yang berperan untuk pencegahan infeksi terkait perawatan kesehatan. Untuk mencegah terjadinya KTD pada keselamatan pasien diperlukan komunikasi efektif. Salah satu komunikasi yang baik adalah dengan komunikasi efektif SBAR (situation, background, assesment, recommendation). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepatuhan tenaga kesehatan dalam melakukan standard precautions dan komunikasi efektif SBAR terhadap budaya keselamatan pasien IGD RSUD Aek Kanopan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 26 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah  purposive sampling  dengan jumlah sample sebanyak 26 responden. Jenis pelenelitian ini adalah  penelitian korelasi komparatif dengan metode kuantitatif yang menggunakan pendekatan cross sectional. Instrumen statistik yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menngunakan uji validitas, rabilitas, normalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan standard precaution dan komunikasi efektif SBAR secara simultan terhadap budaya keselamatan pasien sebesar 54,0%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sofwatul Marfiyah, Purwadhi, P., & Rizki Adriansyah Rubini. (2024). Pengaruh Kepatuhan Tenaga Kesehatan dalam Melakukan Standard Precautions dan Komunikasi Efektif SBAR Terhadap Budaya Keselamatan Pasien IGD RSUD Aek Kanopan Sumatera Utara. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 597–616. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.6402
Section
Articles

References

Aditia, E., Endarti, A. T., & Djaali, N. A. (2021). Hubungan Umur, Jenis Kelamin dan Lama Bekerja dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Petugas Kesehatan Di Pelayanan Kesehatan Radjak Group Tahun 2020. Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 7(2), 190–203.

Adventus, Mahendra, D., & Martajaya, I. M. (2019). Modul Manajemen Pasien Safety. Modul Manajemen Pasien Safety, 22.

Aryanto, E., Indrawati, L., & Rosa, T. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Kewaspadaan Standar di RSUP Persahabatan Tahun 2023. Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 7(4), 379–388.

Cahayu, F., & Banjarnahor, S. (2023). Hubungan Metode Komunikasi Efektif Situation Background Assessment Recommendation (Sbar) Dengan Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Aminah Tangerang. Indonesian Trust Nursing Journal (ITNJ), 1(2), 21–26.

Christina, L. V., & Susilo, A. P. (2021). Penggunaan Metode SBAR untuk Komunikasi Efektif antara Tenaga Kesehatan dalam Konteks Klinis. KELUWIH: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 3(1), 57–63.

Christina, L. V., & Susilo, A. P. (2021). Penggunaan Metode SBAR untuk Komunikasi Efektif antara Tenaga Kesehatan dalam Konteks Klinis. KELUWIH: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 3(1), 57–63.

Elvi zuhriyatul wachidah, Cesario Tesa Priantoro, & Sena Wahyu Purwanza. (2022). Metode Komunikasi dengan Pendekatan SBAR Terhadap Keselamatan Pasien : Studi Literatur. Nursing Information Journal, 1(2), 67–73.

Hessels, A. J., & Larson, E. L. (2016). Relationship between patient safety climate and standard precaution adherence: a systematic review of the literature. Journal of Hospital Infection, 92(4), 349–362.

Hilda. (2017). Model Pembentukan Niat Perawat dalam Menerapkan Patient Safety di RSUD AW. Sjahrine Samarinda. A Psicanalise Dos Contos de Fadas. Tradução Arlene Caetano, 466.

Källberg, A.-S. (2016). Patient Safety in the Emergency Department. In Emergency Medicine (Vol. 48).

Källberg, A.-S. (2016). Patient Safety in the Emergency Department. In Emergency Medicine (Vol. 48).

Kamil, H. (2011). penerapan prinsip kewaspadaan standar oleh perawat pelaksana di ruang rawat inap penyakit bedah RSUDZA Banda Aceh. Idea Nursing Journal, 2(1), 1–11.

Karlien, B., Nababan, D., Sitorus, M. E. J., Tarigan, F. L., & Brahmana, N. B. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Budaya Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit Putri Hijau Medan. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(3), 2168–2179.

Kartika, Y. D. (2019). Pentingnya Komunikasi SBAR dalam Interprofesional Collaboration terhadap Keselamatan Pasien. 1–7. Retrieved from

Keleb, A., Lingerew, M., Ademas, A., & Berihun, G. (2023). precautions practice and its governmental hospitals of. (March), 1–10.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Akreditasi Rumah Sakit. 2507(February), 1–9.

Ozer, S., Kankaya, H. S., Toptas, H. A., & Aykar, F. S. (2019). Attitudes Toward Patient Safety and Tendencies to Medical Error among Turkish Cardiology and Cardiovascular Surgery Nurses. Journal of Patient Safety, 15(1), 1–6.

Rotua, M. Y., Pratama, I. H., & Novalinda Ginting, C. (2023). Relationship of Patient Safety Culture to Compliance with the Implementation of Standard Precautions by Nurses in the Inpatition of Royal Prima Hospital Medan. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(SpecialIssue), 570–575.

Sari, D. W., & Rulyandari, R. (2024). Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit : Narrative Literature Review Implemetation Of Patient Safety Culture In Hospitals : Narrative Literature Review Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit : Narrative Literature Review Implemetat. (January).

Shafira, R. A., & Dhamanti, I. (2023). Studi Literatur : Penerapan Komunikasi SBAR dalam Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit ( Studi di Indonesia ) A Literature Review : Implementation of SBAR Communication in The Implementation of Patient Safety in Hospital in Indonesia ( Study in I. Media Gizi Kesmas, 12(1), 441–452.

Simandalahi, T., Prawata, A. H. M., & L.Toruan, E. N. A. (2019). Faktor yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Universal Precautions di Instalasi Gawat Darurat. Jik- Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 108.

Sulistyawati, W., Rahayu, K. I. N., & Dhanti, A. Y. P. R. (2020). Hubungan Komunikasi SBAR Pada Saat Handover Dengan Kinerja Perawat Dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap (the Relation of SBAR Communication At Handover Time With Nurses Performance in Implementing Nursing Care At Inpatient Room). Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 74–79.

Wahyuda O, Putu GDS, Ketut AA, & Putu AJS. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan, 16(1), 27–36.

Widjaja, Y. R., Widhiyanti, I. S., & Mubarok, A. (2021). Pengaruh Konflik Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Cv. Perdana Java Creative Bandung. Jurnal Sains Manajemen, 3(2), 83–94. https://doi.org/10.51977/jsm.v3i2.563.