Pengaruh Pemberian Bubur Temulawak Terhadap Peningkatan Nafsu Makan Pada Anak Usia 1-5 Tahun

Main Article Content

Heppy Rina Mardiana Mardiana
Ratih Kusuma Wardhani
Duhita Dyah Apsari
Sheilla Tania Marcellina
Endah Kamila Mas’udah

Abstract

Sulit makan merupakan salah satu masalah anak yang sering dikeluhkan para Ibu, dan umumnya terjadi pada anak mulai usia 1-5 tahun (Mascola et.al., 2010 dikutip oleh Puspitasari, 2020). Pada usia ini, anak mengalami masa pertumbuhan yang cepat (growth spurt), baik fisik maupun otak, meskipun pertumbuhan anak tidak sepesat pada masa bayi akan tetapi aktivitas mulai meningkat, sehingga anak memerlukan kebutuhan gizi yang cukup banyak, agar asupan nutrisinya meningkat (Kusumawardhani, 2016). Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian bubur temulawak terhadap peningkatan nafsu makan pada anak usia 1-5 tahun di Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen yaitu Pra Experimental Design. Bubur temulawak memiliki manfaat untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak, namun perlu diberikan edukasi dan pemahaman kepada Ibu, bahwa selain mengkonsumsi bubur temulawak, penting untuk menciptakan suasana yang menyenangkan ketika anak makan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mardiana, H. R. M., Wardhani, R. K., Apsari, D. D., Marcellina, S. T., & Mas’udah, E. K. (2024). Pengaruh Pemberian Bubur Temulawak Terhadap Peningkatan Nafsu Makan Pada Anak Usia 1-5 Tahun. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 1348–1353. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.5743
Section
Articles

References

Akbar, Fredy dkk. 2021. Modifikasi Makanan Untuk meningkatkan Gizi Balita Di kabupaten Polewali Mandar. Vol. 3 No. 2 Maret 2021. DOI : https://doi.org/10.31605/j- healt.v2i1.

Asmaja. 2019. Pengaruh Murottal Al Qur’an Surah Ar-Rahman Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Di PMB CMH Palembang Tahun 2019.

Anggaraini. 2016. The RelationshipBetween Modification of Food Precentation and Change of Appetiteof Toodler Children at Puskesmas Mojo Surabaya.

Judarwanto, W. 2016. Mengatasi Kesulitan Makan pada Anak. Jakarta : Puspa Swara.

Kholifah, Umi. 2016. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Selera Makan Di Rumah Pada Siswa-siswi kelas IV MI. Pembangunan UIN. Jakarta.

Kurniarum, A., Novitasari and R.A. (2016) ‘Penggunaan Tanaman Obat Tradisional Untuk Meningkatkan Nafsu Makan Pada Balita.’, Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 1(1), pp. 75–99.

Kusumawardhani, I. (2016). Gizi Balita. 4(2),23.http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/239/.

Marni dan Ambarwati, R. (2015) Khasiat jamu cekok terhadap peningkatan berat badan pada anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat 11(1), pp. 102–111. doi: http://dx.doi.org/10.15294/ kemas.v11i1.3522.

Notoadmodjo, Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nuraeni, M. P. S. A. dan Supriyono, M. (2015) Efektivitas variasi makanan terhadap peningkatan nafsu makan anak usia prasekolah di kelurahan kuningan semarang utara. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, pp. 1–8.

Nursalam. 2016. Konsep Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan.

Jakarta: Salemba Medika.

------------- 2020. Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Parenting Indonesia. http ://psychology.about.com/2022. Diakses tanggal 21 Mei 2022.

Puspitasari, Lina. 2020. Kreasi dan Inovasi COMUT (Coklat Temulawak Imut) Penambah Nafsu Makan. Jurnal ABDIMAS-HIP Vol 1 No 2 Agustus 2020. e-ISSN : 2721-5229 p-ISSN : 2720-9121.

Riskesdas. 2018. Hasil Utama Riskesdas 2018. Kemenkes RI.

Sastroasmoro, Sudigdo dan Ismael, Sofyan. 2012. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta : Sagung Seto.

Sugiyono. 2008. Statistika Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Tim, K. (2019). Sebagai Desa “ Pelita ” (Peduli Ibu Dan Balita ).

UNICEF. 2021. Pola Makan Anak-anak balita Tidak Membaik Dalam 10 Tahun Terakhir. Diupload 22 September 2021, diakses 17 Mei 2022.

Yanti. 2013. Hubungan Antara Kebiasaan Sarapan Dan Kebiasaan Jajan Dengan Status Gizi Anak SD Di Kecamatan Pedurung Kota Semarang. Journal of Nutrition College Vol. 2 No. 1 Hal. 208.