Konsep Self-Acceptance Terhadap Body Shaming: Studi Komparatif Psikologi Abraham Maslow dan Tafsir Al-Azhar Karya Hamka

Main Article Content

Siti Aidha
Kusroni Kusroni

Abstract

Body shaming di zaman media sosial berdampak merugikan terhadap individu dikarenakan norma kecantikan yang terbatas serta tidak realistisnya standar tubuh. Meski begitu, penelitian yang membahas peranan self-acceptance dalam menghadapi pengaruh negatif dari body shaming masihlah sempit. Jenis penelitian kualitatif (library research) melalui teknik pengumpulan data dokumentatif, analisis data secara deskriptif-kualitatif serta komparatif. Penelitian ini menjelaskan pengertian self-acceptance serta body shaming, menguraikan biografi serta pemikiran tokoh Abraham Maslow beserta Hamka. Sumber utama yang digunakan adalah tafsir al-Azhar ditulis Hamka dan buku “The Third Force” karya Frank G. Goble yang memuat pemikiran Abraham Maslow mengenai self-acceptance. Selanjutnya, empat ayat dari al-Qur’an secara eksplisit menjelaskan self-acceptance, yaitu surah al-Rum ayat 54, al-Furqan ayat 58, al-Isra ayat 70, serta al-Imran ayat 200. Hasil penelitian, teori Maslow menguraikan pentingnya memenuhi kebutuhan fisiologis, aktualisasi diri, harga diri, cinta, serta keamanan menjadi langkah utama dalam mencapai penerimaan diri. Ini selaras terhadap pandangan Hamka berdasarkan al-Qur’an, yang menekankan tahapan termasuk istiqamah, tawakkal, mencintai diri, serta ma’rifah an-nafs sebagai cara untuk mencapai penerimaan diri. Perspektif mengajarkan implementasi yang konsisten dengan keimanan, mendorong kesadaran untuk fokus pada diri sendiri: berserah diri pada Allah, mengevaluasi diri guna mengembangkan potensi serta membentuk suatu sikap positif tanpa dipengaruhi penilaian dari orang lain.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Aidha, S., & Kusroni, K. (2024). Konsep Self-Acceptance Terhadap Body Shaming: Studi Komparatif Psikologi Abraham Maslow dan Tafsir Al-Azhar Karya Hamka. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(6), 6104–6115. https://doi.org/10.56799/jceki.v3i6.5165
Section
Articles

References

Adam, Brian. (2020). Seni Mengenal diri sendiri. Yogyakarta: Bright Publisher.

Defianti, Ika. Stop Body Shaming, Benarkah Netizen RI Selalu Berpikir Negatif dan Sulit Memberi Apresiasi?. Diakses pada 23 Juni 2023 dari https://www.liputan6.com/news/read/5137611/stop-body-shaming-benarkah-netizenriselalu-berpikir-negatif-dan-sulit-memberi-apresiasi

G. Goble, Frank. (1987). Madzhab Ketiga. Yogyakarta: Kanisius.

Hamka. (2014). Pribadi Hebat. Jakarta: Gema Insani.

Hamka. (2020). Studi Islam. Jakarta: Gema Insani.

Hamka. (2007). Tafsir al-Azhar Jilid 2,6,7,9. Singapura: Pustaka Nasional PTE LTD.

Kementerian Agama RI. (2014). al-Qur’an al-Karim dan Terjemahan. Surabaya: Halim Publishing & Distributing.

Prameswari, Virga, dkk. (2020). “Penerimaan Diri Pada Perempuan Korban Pelecehan Seksual Yang Dilakukan Oleh Keluarga,” dalam Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 4(7).

Rachmawati, Ayu, Alfina. Darurat Kesehatan Mental Bagi Remaja. Diakses pada 23 Juni 2023 dari https://egsa.geo.ugm.ac.id/2020/11/27/darurat-kesehatan-mental-bagi-remaja/

Rizaty, Ayu, Monavia. Tubuh terlalu berisi, Alasan utama perempuan Indonesia terkena body shaming. Diakses pada 28 November 2023 dari Tubuh Terlalu Berisi, Alasan Utama Perempuan Indonesia Terkena Body shaming (katadata.co.id)

Sobur, Alex. (2016). Psikologi Umum, Bandung: CV Pustaka Setia.

Walgito, Bimo. (2004). Pengantar psikologi umum, Yogyakarta: Penerbit Andi.