Dasar Kekerabatan Dalam Manajemen Pemberdayaan Perempuan Pada Kegiatan Mapalus di Desa Tombatu

Main Article Content

Treesje Imran

Abstract

Perekonomian dibangunn berdasararkan asaasa kekekeluargaan  sesuai Pasal 33 UUD Tahun 1945 . Hal ini sesuai dengan sistem kekerabatan   yang dikembanganka oleh adat istiadat  negari ini  yang ada juga dalam Mapalus.Tujuan  dari penelitian ini  untuk mengidentifikasi  sistem kekerabatan sebagai dasar dalam manajemen pemberdayaan perempuan  dalam Mapalus Rumah  di desa tombatu  Minahasa Tenggara  Adapun yang menjadi masalah penelitian adalah 1, Bagaimana sistim kekerabatan  dalam manajemen   Mapalus rumah  mnurut perempuan  2. Bagaimana Pemberdayaan  Perempuan  diterapkan  dalam Musyawarah mufakat  dalam budaya organisasi  mapalus rumah     metode penelitian kualitatif   penelitian dilakukan  didaerah sampel yaitu Desa Betelen, Desa Tombatu Satu dan Desa Tombatu dua yang sangat kuat dengan tradisi Mapalusnya . Tahapan yang dilakukan yaitu observasi, Wawancara informan kunci ,Pengambilan dokumen dan catatan peneliti,  pengolahan data dan analis data. Hasil penelitian menunjukan 1hasil wawancara peneliti terhadap subjek penelitian menunjukkan bahwa perempuan  mnjadi berdaya dalam Mapalus rumah   1. Dalam  semangat  gotong royong (metulung tulungan)  dalam kerja mapalus dan dalam memecahkan berbagai persoalan ,,  2.  pengambilan keputusan secara Musyawarah mufakat  diselesaikan secara kekeluargaan  (Mesawang sawangan  metombol tolbolan dalam budaya organisasi  mapalus   Kesimpulan  Sistem  dalam manajemen  kekeabatan    tertlihat dalam kerja dan kerja gotong royong   begitu juga dalam pengambilan keputusan secara musyawarah mufakat  dalam budaya organisasi mapalus rumah membuat perempuan menjadi berdaya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Imran, T. (2022). Dasar Kekerabatan Dalam Manajemen Pemberdayaan Perempuan Pada Kegiatan Mapalus di Desa Tombatu. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 1(6), 870–882. https://doi.org/10.56799/jceki.v1i6.5020
Section
Articles

References

Ambar Teguh Sulistiyani, Kemitraan dan Model-model Pemberdayaan, Yogyakarta Gramedya , 2004).

Armada Riyanto, dkk. 2015. Kearifan Lokal – Pancasila Butir-Butir Filsafat Indonesia. Yogyakarta: PT Kanisius.

B. Ter Haar BZN. 2011. Asas-asas dan Tatanan Hukum Adat. Bandung: Mandar Maju.

Cornell Empowerment Group. 1989. Empowerment and Family Support. Networking Bulletin

Gold J. at all. 2010. Human Resource Development – Theory and Practice. New York: Palgrave Macmillan.

Hikmat Harry R,. 2001. Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: PT Humaniora Utama Press.

Hornby A. S., Whmier S., 2004. Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English: An International Students’s Edition: Edisi 7. Oxford: Oxford University Press.

Jacobus Ranjaba. 2014. Sistem Sosial Budaya Indonesia Suatu Pengantar. Bandung: Alfabeta.

Kalangi N.S. 1979. Kebudayaan Minahasa. Jakarta: Universitas Indonesia.

Kalempouw R.E. 1968. Mapalus sebagai Fenomena Sosial Diasosiasikan Dengan Aktivitas-aktivitas Rakyat Minahasa Dulu dan Kini Dalam Aspek Psikologi Sosial. Manado.

Kaswan. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Keunggulan Bersaing Organisasi. Surabaya:Graha Ilmu.

Keith Davis dan John W. Nestrom. (1995). Perilaku Dalam Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Koentjaraningrat. 2015. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Cetakan ke-2. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Mangkunegara Prabu Anwar. 2005. Perilaku dan Budaya Organisasi. Jakarta: Refika Aditama.

Mariane I. 2014. Kearifan Lokal Pengelolaan Hutan Adat. Jakarta: Rajawali Pers.

Minahasa Tenggara Dalam Angka. 2015. BPS Kabupaten Minahasa Selatan.

Moleong, Lexy J. 1993. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Patton M.Q. 1990. Qualitatif Evaluation Methods . USA: Beverty Hills Sace

Riant Nugroho. 2008. Gender dan Strategi Pengarus-Utamaannya di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robert Chamber. Poverty and Livelihoods: Whose Reality Counts.Uner Kirdar and Leonard Silk (eds.), 1995. People: From Impoverishment to Empowerment. New York; New York University Press, 1995 Discussion Paper.

Rompas, dkk. Drs. A.F. 1987, Beberapa Ciri Khas dan Bentuk Mapalus di Minahasa. Manado: Fakutas Sastra UNSRAT.

Sadan E,. 1997. Empowerment and Community Planning: Theory

and Practice of People-Focused Social Solutions. Tel Aviv: Hakibbutz

Hameuchad Publishers [in Hebrew].

Sanapiah Faisal. 1990. Penelitian kualitatif, dasar-dasar dan Aplikasi. Malang Yayasan Asih Asah Asuh.

Sarayar, dkk. H. 1994. Dampak Globalisasi Informasi dan Komunikasi Terhadap Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat di Daerah Sulut. Manado: Debdikbud, Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional SULUT.

Smith J.A., 2008. Qualitative Psychology: A Practical Guide to Research Methods. Washington DC: SAGE Publication.

Soekidjo Notoatmodjo. 2003. Pengembangan Sumber daya Manusia. Jakarta: PT Rineka Cipta Jakarta.

Subagyo A.B. Pengantar Riset Kuantitatif & Kualitatif. Bandung: Yayasan Kalam Hidup. 2004.

Sugyono. Metode Penelitian Pendidikan. Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta. 2006.

Suharto Edi. 2014. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Cetakan ke-5. Bandung: PT Refika Aditama.

Sulasman H. dan Setia Gumilar. 2013. Teori-teori Kebudayaan – Dari Teori Hingga Aplikasi. Bandung: CV Pustaka Setia.

Supit. B., 1984. Minahasa Dari Amanat Watu Pinawetengan Sampai Gelora Wiwanua. Manado: Sinar Harapan.

Swanson R., dan Holton E. 2001. Foundation of Human Resource Development. California: Berret-koehler Publisher, Inc.

Syafaruddin Alwi. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia,Stategi Keungulan Kompetitif. Yogyakarta: BPFE

Taliziduhu, Ndraha. 2005. Teori Budaya Organisasi. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Taulu H.M,. 1998. Bunga Rampai Sejarah Antropologi Budaya Minahasa. Manado: Tunas Harapan Manado

Tumenggung S., dkk. 1980. Sistem Gotong Royong Dalam Masyarakat Pedesaan Daerah Sulut. Manado: Proyek Kebudayaan Daerah Pusat Penelitian Sejarah Dan Budaya Sulut.

Turang J. 1983. Mapalus di Minahasa. Minahasa: Posko Operasi Mandiri Tingkat Dua Kabupaten Minahasa.

Usman Riamse dan Abdi SP ,Metode Penelitian Sosial Ekonomi Teory dan Aplikasi Perbit Afabeta Bandung 2008.

Wallace A. F. C,. (1956). Ravitalization Movement. American Anthropologist, New Series, 58(2), p262-281

Widja I, Gede, 1991. Sejarah Lokal Suatu Perspektif Dalam Pengajaran Sejarah. Bandung: Aksara

Zubaedi. 2013. Pengembangan Masyarakat – Wacana & Praktik. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Artikel/Makalah/Seminar/Prosiding/Journal/Kamus/DataLaporan:

Bagus D. 2010. Jurnal Manajemen, Bahan Kuliah Manajemen. Website: http://jurnal-sdm.blogspot.co.id/2010/10/etos-kerja-definisi-fungsi-dan-cara.html

Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW). 1979. Website: http://www.un.org/womenwatch/daw/cedaw/cedaw.htm Diakses Mei 2015.

Cochran L. P. ( ). Ethical Guidelines for the Use of Traditional Knowledge in Research and Science (Adapted from Traditional Knowledge Research Guidelines – Council of Yukon First Nations. Website: file:///D:/jurnal%20pemberdayaan%20wanita/Ethical%20GuidelinesforUseof%20TK%20%20diakses%20tanggal%202%20Sepetember%202016.pdf Diakses tanggal 2 September 2016.

Duflo E. 2012. Women Empowerment and Economic Development. Journal of Economic Literature Vol. I Desember 2012. Diakses Agustus 2016 melalui Website Master Jurnal: http://www.masterjurnal.com/

Gosal P.A,. dkk. 1995. Ringkasan Sejarah Toundanouw – Tonsawang. Makalah Musyawarah 1 Kebudayaan Minahasa. Tomohon.

Lumemouuw Femmy. (1997). Penggunaan Bahasa Dalam Tarian Maengket Sebagai Pengungkap Pola Piker Etnik Tonsea. Website: http://linguistik-indonesia.org/images/files/PenggunaanBahasadalamTarianMaengket.compressed.pdf Diakses tanggal 5 September 2016.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI). http://kbbi.web.id

Konvensi Masyarakat Hukum Adat. 1989. Konvensi Masyarakat Hukum Adat, 1989, K.169. Website: http://www.ilo.org/wcmsp5/groups/public/---asia/---ro-bangkok/---ilo-jakarta/documents/legaldocument/wcms_124568.pdf Diakses Mei 2015.

Maklumat Tobelo. 2012. Maklumat Tobelo Kongres Masyarakat Adat Nusantara (Kman) IV Tobelo, Halmahera Utara, 25 April 2012. Website: http://www.aman.or.id/en_index/ - http://www.aman.or.id/wp-content/plugins/downloads-manager/upload/MAKLUMAT.pdf Diakses Mei 2015.

Mandagi. J.W.P. 1986. Relevansi Mapalus Dalam Pembangunan Pertanian. Hasil Simposium Mapalus di Minahasa. Manado: Fakultas Pertanian

Mewengkang Stanly. 2013. Sekilas Tentang Minahasa. Website: http://kawanuaminahasa.blogspot.co.id/ Diakses Mei 2015.

Sinolungan A.E. Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan. ( ). Website: https://www.google.co.id/webhp?sourceid=chrome-instant&ion=1&espv=2&ie=UTF-8#q=sinolungan+pemberdayaan+perempuan

Sumual H.N. 1995. Baku Bekeng Pande Dalam Diskursus Kebudayaan Minahasa (Sebuah Tawaran Filsafati). Makalah Musayawarah I Kebudayaan Minahasa. Tomohon.

Talumewo (2008). Tokoh Wanita Minahasa. Website: http://bode-talumewo.blogspot.co.id/2008/11/tokoh-wanita-minahasa.html

Webster Merriem. . Merriem Webster’s Student. Website: http://www.wordcentral.com/cgi-bin/student?work

Wikipedia. Minahasa. Website: https://id.m.wikipedia.org/wiki/minahasa

________. Etos. Website: http://id.m.wikipedia.org/wiki/Etos

Zakapedia. 2014. Pengertian Budaya Organisasi, Fungsi, Contoh dan Teorinya. Website: http://www.artikelsiana.com/2015/10/pengertian-budaya-organisasi-fungsi.html