Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Pusat Perbelanjaan Modern
Main Article Content
Abstract
: Pusat perbelanjaan merupakan areal yang menjadi pusat kegiatan perdagangan barang dan jasa yang bersifat komersial yang disewakan kepada sejumlah orang atau badan usaha yang bergerak dalam bidang perdagangan barang (pertokoan). Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif tinggi menjadi bukti bahwa tingkat konsumsi di dalam negeri terus meningkat. Oleh sebab itu di Indonesia mall dan pusat perbelanjaan tumbuh pesat. Sayangnya pertumbuhan pusat perbelanjaan ini tidak merata. Sebuah pusat perbelanjaan yang ideal harus dapat menunjang kebutuhan pengunjungnya, jika sebuah mall tidak dapat menunjang kebutuhan pengunjungnya, maka pengunjung pusat perbelanjaan akan beralih pada pusat perbelanjaan lain.Terdapat beberapa Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan layanan pada Pusat Perbelanjaan seperti penambahan toko-toko yang lengkap dan variatif, penyesuaian tema dekorasi dan elemen sesuai dengan trend, promosi iklan di media cetak, penambahan dan perawatan fasilitas umum, lokasi yang mudah dijangkau serta pengaturan letak jenis jenis usaha.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Beddington, N. (1982). Design for Shopping Centre. Butterworth Scientific.
Engel, James. F., Blackwell, R. D., & Miniard, P. W. (1995). Consumer behaviour (8th ed.). The Dryden Press.
Gibbert, F. (1959). Town Design. The Architectural Press.
Loudon, D. L., & Bitta, D. (1993). Consumer Behavior: Concept and Applications (4th ed.). McGraw Hill.
Syailendra. (2013). Data Pertumbuhan Mal di Kawasan Jakarta. Tempo. http://www.tempo.co/read/news/2013/09/18/083514312/Data-Pertumbuhan-Mal-di-Kawasan-Jakarta
ULI-The Urban Land Institute. (1977). Shopping Centre Development Handbook.
Yusri, E. (2001). Evaluasi Kemandirian Kota Ditinjau Dari Karakteristik Pola Pergerakan Berbelanja Penduduk. ITENAS.