Pengaruh Konsentrasi Carboxy Methyl Cellulose (CMC) Terhadap Kadar Potential of Hydrogen (pH) dan Penilaian Organoleptik Sirup Jahe Merah
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penambahan Carboxy Methyl Cellulose (CMC) mempengaruhi nilai Ph (potential of Hydrogen) dan penilaian organoleptik sirup jahe merah (warna,aroma,tekstur,rasa,dan kesukaan). Dalam penelitian ini, Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan, yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu P1(0%), P2(0,2%), P3(0,3%), P4(0,4%) sehingga menghasilkan 12 perlakuan. ANOVA (Analysis of Variance) dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) digunakan untuk analisis data pada penelitian ini. Penambahan Carboxy Methyl Cellulose (CMC) menunjukkan hasil yang signifikan (P<0,05) pada uji pH perlakuan P4(0,4%) memiliki nilai pH tertinggi, dengan nilai 6,84. Pada penilaian karakteristik organoleptik, Carboxy Methyl Cellulose (CMC) perlakuan P4(0,4%) menunjukkan bahwa CMC memiliki pengaruh yang signifikan terhadap parameter seperti warna, tekstur, rasa, dan kesukaan. Perlakuan ini memiliki nilai tinggi pada setiap parameter uji organoleptik. Sehingga dapat disimpulkan produk sirup jahe merah dengan perlakuan P4 (0,4%) dapat diterima dan disukai oleh panelis dalam penilaian organoleptik dan penilaian pH (potential of Hydrogen).
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
[Balittro], Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 2007. “Jahe Merah.”
Anonim. 2010. “Penanganan Mutu (Organoleptik).”
Anonymous. 2007. “SirupJahe.”
Astuti, A. D. .. 2011. “Efektivitas Embrian Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Roscoe Varr Rubrum) Dalam Mengurangi Nyeri Otot Pada Atlet Sepak Takraw.”
Bakri, A., Rindiani, and Indrial. 2002. “Buku Kerja Praktek Mahasiswa Teknologi Pengolahan Pangan.”
DepKes, RI. 1995. Farmakope Indonesia. Edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Eka, Rahmaningtyas., NI Made Yusa., and Ni Nyoman Puspawati. 2013. “Pengaruh Penambahan Cmc (.”
Fardiaz, D. 1986. “Hidrokoloid Dalam Industri Pangan Pada Risalah Seminar Bahan Tambahan Kimiawi.” PAU Pangan Dan Gizi. IPB. Bogor.
Hapsoh dan Hasanah, Y. 2011. “Budidaya Tanaman Obat Dan Rempah.” Medan: USU Press.
Hartoyo. 1998. Sirup Jahe. Yogyakarta: Kanisius.
Hasdar, Muhamad, Wadli Wadli, and Delia Meilani. 2021. “Rancangan Acak Lengkap Dan Rancangan Acak Kelompok Pada PH Gelatin Kulit Domba Dengan Pretreatment Larutan NaOH.” Journal of Technology and Food Processing (JTFP) 1(01):17–23. doi: 10.46772/jtfp.v1i01.338.
Kusuma, I, F. Munandar, K. Eurika, N. 2019. “Pengaruh Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Bakteri Steptococcus Mutans.” Jurnal Biologi Dan Pembelajaran Biologi p-ISSN 252.
Kusumawati, N. 2017. “Optimasi Karakteristik Fungsional Minyak Atsiri Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum) Pada Brownies Subtitusi Tepung Ubi Ungu (Ipomoea Batatas L.) Sebagai Sumber Antioksidan.” Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Nifah, K. U. 2015. “Pengaruh Proporsi Tepung (Tapioka-Tempe) Dan Metode Pembuatan Adonan Terhadap Sifat Organoleptik Dan Fisik Kerupuk Tempe.” E-Journal Boga.
Rowe, R. C. et al. 2009. “Handbook Of Pharmaceutical Excipients.” 6th Ed. Lo.
Setyaningrum, HD &., and C. Saparinto. 2013. Jahe. Jakarta: Penebar Swadaya Group.
Sya’ban, M. F. 2013. “Jahe, Kandungan Dan Manfaatnya. Yogyakarta.”
Tejasari, R. .. Zakaria dan D. Sajuthi. 2001. “Effects of Bioactive Compounds of Ginger Roots on B Cell Lymphocyte Function at in Vitro System.” Himpunan Makalah Seminar Nasional Teknologi Pangan. Buku C PAT.
Winarno, F. G. 2004. Kimia Pangan Dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Yuliningtyas, A. W., H. Santoso, and A. Syauqi. 2019. “Uji Kandungan Senyawa Aktif Minuman Jahe Sereh (Zingiber Officinale Dan Cymbopogon Citratus).” Jurnal Ilmiah Biosaintropis 4 (2): 1-6.