Inovasi E-government melalui Web Sistem Informasi Keluarga (SIGA) di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk

Main Article Content

Elsa Charoline Guritno
Vidya Imanuari Pertiwi

Abstract

Transformasi digital mendorong pemerintah mengembangkan electronic government (E-government) untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik. Salah satu inovasi tersebut adalah Sistem Informasi Keluarga (SIGA) yang dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) guna mendukung pengelolaan data keluarga secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis manfaat implementasi SIGA pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIGA meningkatkan efektivitas pencatatan, penginputan, dan pelaporan data oleh Penyuluh Keluarga Berencana, sekaligus memperkuat fungsi monitoring dan evaluasi program melalui penyediaan data yang lebih akurat dan terintegrasi. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa gangguan teknis sistem serta keterbatasan jumlah dan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan E-government bergantung pada kesiapan teknologi dan kapasitas organisasi, sehingga diperlukan penguatan infrastruktur digital serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan publik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Guritno, E. C., & Pertiwi, V. I. (2026). Inovasi E-government melalui Web Sistem Informasi Keluarga (SIGA) di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nganjuk. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(4), 1784–1791. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i4.19054
Section
Articles

References

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Sistem Informasi Keluarga (SIGA). https://siga.bkkbn.go.id

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design. Sage.

Handratna, R., Hendrayady, A., & Poti, J. (2022). Inovasi Pelayanan Publik Berbasis E-Government pada Kantor Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun. Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Hapsari, A., Guntur, M., & S, N. S. R. (2021). Inovasi Pelayanan Publik di Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros Public Service Innovation in Kecamatan Mallawa Maros Regency. XVII(2), 283–304.

Heeks, R. (2006). Implementing and Managing eGovernment: An International Text. SAGE Publications.

Indrajit, R. E. (2006). Electronic Government: Strategi Pembangunan dan Pengembangan Sistem Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Digital. Andi Offset.

Irawan, B. (2017). Studi Analisis Konsep E-Government: Sebuah Paradigma Baru dalam Pelayanan Publik. Jurnal Paradigma.

Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2021). Management Information Systems: Managing the Digital Firm (16th ed.). Pearson.

Moleong, L. J. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods: Integrating Theory and Practice (4th ed.). SAGE Publications Ltd.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations. Free Press.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

United Nations. (2022). United Nations E-Government Survey 2022: The Future of Digital Government. United Nations.

United Nations Development Programme. (1997). Governance for Sustainable Human Development.