Analisis Strategi Pengembangan dan Daya Saing Bisnis Kuliner Mahasiswa Menggunakan SWOT dan Porter’s Five Forces pada Risolloka
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan dan daya saing bisnis kuliner mahasiswa pada usaha Risolloka. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya persaingan dalam industri kuliner skala mikro serta keterbatasan yang dihadapi oleh usaha mahasiswa dalam aspek manajerial dan strategi bisnis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta didukung dengan teknik triangulasi data untuk meningkatkan validitas hasil penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta Porter’s Five Forces untuk menganalisis tingkat persaingan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Risolloka memiliki kekuatan pada inovasi produk, harga yang terjangkau, serta pemanfaatan pemasaran digital, namun masih memiliki kelemahan pada aspek manajemen usaha dan kapasitas produksi. Dari sisi eksternal, peluang pasar cukup besar seiring dengan meningkatnya minat terhadap camilan praktis, tetapi dihadapkan pada ancaman persaingan yang tinggi dan banyaknya produk substitusi. Analisis Porter’s Five Forces juga menunjukkan bahwa tingkat persaingan industri tergolong tinggi, sehingga diperlukan strategi yang adaptif dan berkelanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.