Pengaruh Workload Dan Perceived Organizational Support Terhadap Turnover Intention Melalui Work Engagement Di RSIA Swasta
Main Article Content
Abstract
Tingginya perputaran karyawan menjadi tantangan kritis bagi manajemen Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) swasta yang dituntut memberikan standar pelayanan premium di tengah dinamika emosional yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh beban kerja (workload) dan persepsi dukungan organisasi (Perceived Organizational Support/POS) terhadap intensi turnover, serta mengevaluasi peran mediasi keterikatan kerja (work engagement) pada karyawan medis dan non-medis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada 100 responden di salah satu RSIA swasta di Jakarta Selatan. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil pengujian membuktikan bahwa beban kerja berpengaruh positif signifikan terhadap intensi turnover, sementara POS berpengaruh negatif signifikan. Temuan krusial penelitian ini mengungkapkan bahwa work engagement gagal memediasi hubungan antara beban kerja maupun POS terhadap intensi turnover. Artinya, tingginya engagement karyawan tidak serta-merta meredam keinginan keluar apabila tekanan beban kerja struktural terlalu berat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen rumah sakit harus memprioritaskan intervensi structural yakni penataan ulang beban kerja dan penguatan dukungan organisasi secara nyata sebagai strategi utama retensi karyawan, dibandingkan hanya mengandalkan pendekatan psikologis semata.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273-285.
Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands-resources model of burnout. Journal of Applied Psychology, 86(3), 499–512.
Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507.
Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). When to use and how to report the results of PLS-SEM. European Business Review, 31(1), 2–24.
Hart, S. G., & Staveland, L. E. (1988). Development of NASA-TLX (Task Load Index): Results of empirical and theoretical research. Dalam P. A. Hancock & N. Meshkati (Eds.), Human Mental Workload (hlm. 139–183). Amsterdam: North Holland.
Kahn, W. A. (1990). Psychological conditions of personal engagement and disengagement at work. Academy of Management Journal, 33(4), 692–724.
Mobley, W. H. (1977). Intermediate linkages in the relationship between job satisfaction and employee turnover. Journal of Applied Psychology, 62(2), 237–240.
Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job demands, job resources, and their relationship with burnout and engagement: A multi-sample study. Journal of Organizational Behavior, 25(3), 293–315.
Schaufeli, W. B., Bakker, A. B., & Salanova, M. (2006). The measurement of work engagement with a short questionnaire: A cross-national study. Educational and Psychological Measurement, 66(4), 701–716.
World Health Organization. (2023). Global strategy on human resources for health: Workforce 2030. Geneva: World Health Organization.