Analisis Stilistika pada Naskah Drama Agoraphobia Karya Zoex Zabidi Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra pada Sekolah Menengah Atas
Main Article Content
Abstract
Stilistika adalah kajian mengenai bagaimana sastrawan menggunakan dan memodifikasi elemen serta aturan dalam bahasa, serta dampak yang dihasilkan dari penggunaannya. Secara umum, lingkup analisis stilistika mencakup Diksi, struktur kalimat, majas, citraan, pola rima, dan matra yang digunakan oleh sastrawan atau yang terdapat dalam karya sastra. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui analisis Stilistika pada naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi dan untuk mengetahui relevansinya terhadap pembelajaran di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dan data pada penelitian ini adalah naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan Teknik dokumentasi. Teknik analisis data menurut patton ialah proses mengatur dan mengelompokan data ke dalam pola dan kategori untuk membentuk penjelaan yang mendasar, teknik analisis data pada penelitian ini adalah menganalisis naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi menggunakan stilistika. Objek yang diteliti adalah kajian stilistika yaiui Diksi, majas, dan citraan dalam naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode baca catat. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat 10 majas dalam kalimat yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Majas personifikasi, hiperbola, metafora, simile, repetisi, ironi antitesis, metonomia, antitesis, dan eufimisme. Selainitu ada 6 diksi yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Denotasi, konotasi, kata konkret, kata abstrak, kata serapan, kata khusu, dan kata spesifik. Kemudian ada 4 citraan yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Citraan penglihatan, pendengaran, gerak, dan perabaan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Alhamid, T., & Anufia, B. (2019). Resume: Instrumen pengumpulan data. Sorong: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).
Anwar, F., & Syam, A. (2019). Kritik Sosial dalam naskah drama alangkah lucunya negeri ini karya Deddy Mizwar. Jurnal bahasa dan sastra, 4(1), 105-121.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Moleong. L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif edisi revisi. Metodologi: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyani, N. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Video Klip Terhadap Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Drama pada Siswa Kelas VIII SMPN 23 Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau).
Ningrum, A. R., & Suryani, Y. (2022). Peran Guru Penggerak dalam Kurikulum Merdeka Belajar. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 219-232.
Nuryanto, T. (2017). Apresiasi drama. Indonesia: Rajawali Pers.
Putri, N. A., Wijaya, R. S., & Sari, E. N. (2020). Ruang Lingkup Drama. Bogor: Guepedia. ISBN 978-623-251-677-9.
Samsu, R., Hardyanto, W., & Sudana, I. M. (2017). Efektifitas Model Supervisi Akademik Online pada Guru Sekolah Menengah Kejuruan. Educational Management, 6(2), 95-99.
Saragih, A. K., Manik, N. S., & Samosir, R. R. Y. B. (2021). Hubungan Imajinasi dengan Karya Sastra Novel. Asas: Jurnal Sastra, 10(2), 100-110.
Setiawati, A. M., Ayu, D. M., Wulandari, S., & Putri, V. A. (2021). Analisis gaya bahasa dalam lirik lagu “Bertaut” Nadin Amizah: Kajian stilistika. Jurnal Penelitian Humaniora, 26(1), 26-37.
Simaremare, J. A., Kaloko, D. M., Purba, N. P., & Aritonang, C. M. (2024). Bentuk, Struktur, Jenis Morfem dalam Cerita Putri Berdarah Putih. Nivedana: Jurnal Komunikasi dan Bahasa, 5(1), 97-104.