Good University Governance Berbasis Kampus Pesantren Studi Pengelolaan di Institut Studi Al Qur’an dan Ilmu Keislaman Sunan Pandanaran Yogyakarta

Main Article Content

Nuryanto Nuryanto
Afif Hasbi Bustomi
Fauzi Muharom
Toto Suharto

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Good University Governance (GUG) pada perguruan tinggi berbasis kampus pesantren melalui studi kasus di Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran Yogyakarta. Di tengah tantangan perguruan tinggi Islam swasta yang hanya 37% memiliki tata kelola digital terintegrasi, penelitian mengungkap bagaimana prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan keadilan berpadu dengan nilai pesantren seperti ketaatan sanad keilmuan, keteladanan, kedisiplinan, serta budaya religius. Pendekatan kualitatif-deskriptif diterapkan dengan pengumpulan data primer melalui observasi partisipan, wawancara mendalam kepada pimpinan yayasan, rektorat, dosen, dan mahasiswa, serta telaah dokumen seperti laporan tahunan dan kebijakan institusi. Analisis data interaktif didukung triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjamin kredibilitas. Hasil menunjukkan sinergi GUG dengan ekosistem terpadu yayasan-pesantren-kampus, unit usaha mandiri, serta jejaring cabang regional-internasional menciptakan model tata kelola adaptif yang memperkuat kemandirian, daya saing, dan pembinaan karakter via program Tahfidzul Qur’an serta jadwal kuliah integratif. Model ini menawarkan alternatif unggul bagi perguruan tinggi Islam yang berkelanjutan dan berkarakter.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nuryanto, N., Afif Hasbi Bustomi, Fauzi Muharom, & Toto Suharto. (2026). Good University Governance Berbasis Kampus Pesantren Studi Pengelolaan di Institut Studi Al Qur’an dan Ilmu Keislaman Sunan Pandanaran Yogyakarta. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 1345–1359. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.14244
Section
Articles

References

Afsar, B., Al-Ghazali, B. M., & Umrani, W. A. (2019). Spiritual leadership, follower’s trust in the leader and organizational commitment: A moderated mediation study. Leadership & Organization Development Journal, 40(6), 605–623. https://doi.org/10.1108/LODJ-10-2018-0379

Altbach, P. G., & Knight, J. (2020). The internationalization of higher education: Motivations and realities. Journal of Studies in International Education, 24(4), 305–320. https://doi.org/10.1177/1028315319888993

BAN-PT. (2023). Panduan akreditasi perguruan tinggi. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108

Bui, H. T., & Baruch, Y. (2020). Learning organizations in higher education: An empirical evaluation within an international context. International Journal of Educational Management, 34(7), 1121–1137. https://doi.org/10.1108/IJEM-01-2020-0028

Clark, B. R. (1998). Creating entrepreneurial universities: Organizational pathways of transformation. Pergamon Press.

Coleman, J. S. (1988). Social capital in the creation of human capital. American Journal of Sociology, 94, S95–S120. https://doi.org/10.1086/228943

Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.

Fuad, K., & Apriyanti, H. W. (2018). Implementasi Good University Governance pada perguruan tinggi Islam swasta di Jawa Tengah. Majalah Ilmiah Solusi, 16(1), 22–34.

Huitema, D., Jordan, A., Massey, E., Rayner, T., van Asselt, H., & Haug, C. (2020). Adaptive governance in climate change policy: Learning from policy experiments. Environmental Policy and Governance, 30(1), 1–12. https://doi.org/10.1002/eet.1860

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). (2024). Laporan evaluasi tata kelola perguruan tinggi di Indonesia tahun 2024. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

OECD. (2019). Benchmarking higher education system performance. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/be5514d7-en

Putra, A. I. P., & Rony, M. (2021). Good governance dalam lingkungan pendidikan tinggi (Good University Governance). Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 11(2), 145–157. https://doi.org/10.24042/alidarah.v11i2.10283

Rahmawati, D. (2020). Penerapan tata kelola universitas berbasis nilai Islam di perguruan tinggi swasta. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 231–244.

Rofiq, A. (2023). Cultural diplomacy in Islamic higher education: The role of pesantren-based universities in global engagement. Journal of Islamic Studies, 34(1), 77–93. https://doi.org/10.1093/jis/etad014

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukamta, K. H. (2025, November 28). Kampus pesantren ISQI Sunan Pandanaran [Wawancara pribadi].

Rima Ronika. (2025, Desember 15). Kelembagaan dan badan usaha ISQI Sunan Pandanaran Yogyakarta [Wawancara pribadi].

Visi-Misi ISQI Sunan Pandanaran Yogyakarta. (2025). Dokumen internal kampus ISQI Sunan Pandanaran.