Hubungan Antara Dukungan Sosial Terhadap Self-Esteem pada Remaja Akhir yang Mengalami Fatherless
Main Article Content
Abstract
Individu dengan kondisi fatherless beresiko mengalami berbagai dampak psikologis terutama dalam pembentukan self-esteem. Meski demikian, dampak fatherles dapat diminimalisir dengan dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikiasi hubungan antara dukungan sosial terhadap self-esteem pada remaja akhir yang mengalami fatherless. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode accidental sampling di sosial media yang melibatkan 140 remaja akhir fatherless berusia 18-22 tahun berdomisili di Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan berupa kuisioner dengan dua skala likert yaitu skala self-esteem dan skala dukungan sosial. Skala self-esteem disusun oleh peneliti mengacu pada aspek-apsek menurut Coopersmith (1967), sedangkan skala dukungan sosial juga dibuat oleh peneliti mengacu pada aspek-aspek yang diungkapkan oleh Sarafino (2011). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik pearson product-moment menggunakan SPSS. Hasil analisis korelasi menggunakan pearson product moment antara dukungan sosial dengan self-esteem menunjukkan skor koefisien korelasi (r) 0,669 dengan nilai Sig. (p) 0,000 (p < 0,05). Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan antara dukungan sosial dengan self-esteem pada remaja akhir fatherless. Dengan demikian hipoteseis penelitian diterima, yaitu semakin tinggi dukungan sosial yang diterima maka semakin tinggi pula self-esteem yang dimilikinya.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adnan, A. Z., Fatimah, M., Zulfia, M., & Hidayati, F. (2016). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Harga Diri Remaja Desa Wonoayu Kecamatan Wajak. Psikoislamika : Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 13(2), 53. https://doi.org/10.18860/psi.v13i2.6442
Dwianti, S., Lova Riza, W., Aisha, D. (2024). Self-esteem in Fatherless Adolescent is reviewed by Parental Attachment and Peer Relationship. Jurnal Imiah Psikologi, 12(3), 333–340. http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v12i3
Fauzana, K., & Pratama, M. (2023). Peran keterlibatan ayah terhadap self-esteem pada remaja Minang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 1459–1466.
Febriana, & Rahmasari. (2021). Gambaran Penerimaan Diri Korban Bullying. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5), 1–15. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/41313
Hardianita, S. L., Rini, A. P., & Pratitis, N. (2024). Penerimaan Diri dan Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan pada Perempuan Dewasa Awal Fatherless. Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(1), 135–146.
Ismah, F. A., & Widayat, I. W. (2023). The Effectiveness of Using Self Instruction in Increasing Low Self-Esteem in Late Adolescence. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 11(4), 583. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v11i4.12658
Izzah, I. (2017). Peranan Gaya Kelekatan Kepada Orangtua Dengan Harga Diri Pada Remaja. Jurnal Sosiologi Reflektif, 11(2), 125. https://doi.org/10.14421/jsr.v11i2.1355
Lestari, E., Arlizon, R., & Yakub, E. (2017). Hubungan antara dukungan sosial dengan harga diri (self esteem ) siswa kelas viii smp negeri 8. Jurnal Online Mahasiswa (JOM), 4(2), 1–10. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFKIP/article/view/15830
Lestari, N. D., Wulandari, N. W., & Rahmawati, A. (2021). Hubungan dukungan sosial dengan self esteem pada remaja pengguna game online. Jurnal Psikologi Tabularasa, 16(1), 26–31. https://doi.org/10.26905/jpt.v16i1.7685
Mufidha, A. (2021). Dukungan Sosial Teman Sebaya Sebagai Prediktor Psychological Well-Being pada Remaja. Acta Psychologia, 1(1), 34–42. https://doi.org/10.21831/ap.v1i1.43306
Nugraha, M. F. (2020). Dukungan Sosial dan Subjective Well Being Siswa Sekolah Singosari Delitua. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K), 1(1), 1–7. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v1i1.5
Risnawati, E., Nuraqmarina, F., & Wardani, L. M. I. (2021). Peran Father Involvement terhadap Self Esteem Remaja. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(1), 143–152. https://doi.org/10.15575/psy.v8i1.5652
Rokhmatika, N., & Negeri Semarang, U. (2024). Pengembangan Instrumen Self-Esteem Coopersmith (Citra Diri). Jurnal Literasi Indonesia(JLI), 1(1), 1–8.
Salsabila, S., Hakim, L., & Jainudin. (2020). Jurnal Psimawa Pengaruh Peran Ayah Terhadap Self Esteem Mahasiswa Di Universitas Teknologi Sumbawa. Jurnal PSIMAWA, 3(1), 24–30. http://jurnal.uts.ac.id/index.php/PSIMAWA
Srisayekti, W., & Setiady, D. A. (2015). Harga-diri (Self-esteem) Terancam dan Perilaku Menghindar. Jurnal Psikologi, 42(2), 141. https://doi.org/10.22146/jpsi.7169
Triwahyuningsih, Y. (2017). Kajian Meta-Analisis Hubungan antara Self Esteem dan Kesejahteraan Psikologis. Buletin Psikologi, 25(1), 26–35. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.9382
Zulfiana (2017). Self Esteem, Social Support and Postpartum Depression. Journal of International Social Research, 10(51), 551–556. https://doi.org/10.17719/jisr.2017.1789