Strategi Pengembangan Wilayah Berbasis Potensi Pertanian Hortikultura Lokal untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun

Main Article Content

Abed Nego Purba
Ade Kurnia Harahap
Ramainim Saragih

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan regional berdasarkan potensi pertanian lokal guna meningkatkan pendapatan masyarakat di Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Haranggaol Horison memiliki potensi yang kuat untuk mengembangkan komoditas hortikultura, khususnya cabai merah dan bawang merah, didukung oleh tanah yang subur, iklim pegunungan yang sejuk, dan tenaga kerja pertanian yang berpengalaman. Namun, wilayah ini masih menghadapi tantangan seperti modal yang terbatas, teknologi pertanian tradisional, dan sistem pemasaran yang lemah. Skor IFE total sebesar 2.04 menunjukkan kondisi internal yang moderat–lemah, sementara skor EFE sebesar 1.66 menunjukkan bahwa peluang eksternal belum sepenuhnya dimanfaatkan. Berdasarkan hasil gabungan IFE–EFE, posisi strategis wilayah ini berada di Kuadran V (Tahan dan Pertahankan) dengan strategi utama WO (Kelemahan–Peluang), yang berfokus pada mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Analisis QSPM mengidentifikasi strategi prioritas utama sebagai pengembangan produksi cabai merah dan bawang merah berdasarkan potensi lokal dan pasar regional, dengan skor TAS tertinggi sebesar 2,84. Studi ini menyimpulkan bahwa memperkuat lembaga petani, meningkatkan akses ke modal, mengadopsi teknologi adaptif, dan mengembangkan agro-wisata hortikultura terintegrasi merupakan arah strategis yang efektif untuk mencapai pengembangan pertanian regional yang berkelanjutan dan kompetitif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Purba, A. N., Harahap, A. K., & Saragih, R. (2026). Strategi Pengembangan Wilayah Berbasis Potensi Pertanian Hortikultura Lokal untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 1585–1597. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.13497
Section
Articles

References

Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Chambers, R. (1997). Whose Reality Counts? Putting the First Last. London: Intermediate Technology Publications.

David, F. R. (2011). Strategic Management: Concepts and Cases. New Jersey: Prentice Hall.

Direktorat Jenderal Hortikultura. (2022). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Hortikultura Tahun Anggaran 2022. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Ellis, F. (1993). Peasant Economics: Farm Households and Agrarian Development. Cambridge: Cambridge University Press.

Harahap, M. A. K, MT, M. S. Hj. Sri Suparni, S.S, MH Dr. Ir. Edison Hatoguan Manurung, ST, Mt, MM, and MM Sri Prasetya Widodo, ST. (2023). Metodologi Penelitian (Teori Dan Praktik)

Harahap, M. A. K., Sugiarto, A., & Sinurat, A. (2024). Manajemen Pembangunan Wilayah. Karawang: Saba Jaya Publisher. ISBN: 9786238730162.

Kaplinsky, R., & Morris, M. (2001). A Handbook for Value Chain Analysis. Ottawa: IDRC

Kuncoro, M. (2012). Perencanaan Daerah: Bagaimana Membangun Ekonomi Lokal, Kota, dan Kawasan. Jakarta: Salemba Empat.

Mailendra, Mardianto dan Muliana R. 2018. The Regional Development Based On Leading Sectors In Kuantan Singing Regency, Riau Province. Pekanbaru : UIR

Ostrom, E. (1990). Governing the Commons: The Evolution of Institutions for Collective Action. Cambridge: Cambridge University Press.

Perroux, F. (1950). Economic space, theory and applications. Quarterly Journal of Economics, 64(1), 89–104.

Sitinjak, W. (2022). Potensi dan Peluang Pengembangan Sentra Produksi Bawang Merah di Sumatera Utara. Agriprimatech, 4(1), 55–63.

Sjafrizal. (2012). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi. Padang: Baduose Media.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukirno, S. (2011). Makroekonomi: Teori Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Tarigan, R. (2015). Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: Bumi Aksara.

Timmer, C. P. (2009). A World Without Agriculture: The End of Food Security?. Washington, D.C.: American Enterprise Institute for Public Policy Research.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Economic Development (11th ed.). Boston: Addison-Wesley.