Adaptasi Dinamis Krisis Identitas pada Generasi Z di Tengah Gelombang Postmodern

Main Article Content

Muhammad Ana Nasarudin
Syakilla Zahra
Siti Khairunnisa
Nova Eliza Bachri
Arif Saefudin

Abstract

Krisis identitas menjadi fenomena yang semakin kompleks pada Generasi Z, generasi yang tumbuh di tengah arus postmodernisme yang menandai perubahan nilai, norma, dan struktur sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan mekanisme adaptasi dinamis yang dilakukan Generasi Z dalam menghadapi krisis identitas di tengah gelombang postmodern. Melalui pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretative dan desain fenomenologi serta analisis data reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan ditemukan bahwa Generasi Z membangun identitasnya melalui proses reflektif dan performatif. Adaptasi dinamis diwujudkan dalam fleksibilitas peran sosial, penciptaan citra diri digital, serta kemampuan untuk beralih antara berbagai identitas kontekstual. Meskipun hal ini memungkinkan kebebasan ekspresi dan keberagaman makna, di sisi lain, fenomena tersebut memunculkan paradoks berupa kehilangan keutuhan diri dan autentisitas. Dengan demikian, adaptasi dinamis Generasi Z di era postmodern bukan sekadar bentuk penyesuaian, melainkan strategi eksistensial untuk bertahan dan menemukan makna diri dalam lanskap sosial-budaya yang terus berubah dan tidak menentu.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Muhammad Ana Nasarudin, Zahra, S., Khairunnisa, S., Bachri, N. E., & Saefudin, A. (2026). Adaptasi Dinamis Krisis Identitas pada Generasi Z di Tengah Gelombang Postmodern. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 402–409. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.12874
Section
Articles

References

Abdurahman, A., Utomo, J., Munir, M., Saefudin, A., & Harini, H. (2024). Paradoks Akademik di Kalangan Mahasiswa yang Mengikuti Program “Kampus Mengajar.” Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 8(1), 79–88. https://doi.org/10.23887/jppp.v8i1.59817

Aditama, Tangkelangan, I., Tarigan, Y. B., Wuner, N., & Husen, B. (2022). Dampak Adaptasi Media Sosial Dalam Lintas Budaya Dan Pertahanan Akulturasi Budaya Pada Generasi Z. JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, (Vol 7, No 4 (2022)). Diambil dari https://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JUPE/article/view/4373/3206

Anggoro, L. S. (2025). Media Sosial dan Identitas Diri: Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Remaja di Era Digital. Jurnal Psikologi Insight, 9(1), 1–10.

Birsyada, M. I., Saefudin, A., Wibowo, B. A., & Dzulkurnain, M. I. (2024). Fostering Historical Thinking and Reasoning through Hybrid Dialogue: Integrating Javanese Philosophy into History Education. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 23(12), 192–215. https://doi.org/10.26803/ijlter.23.12.11

Braun, V., & Clarke, V. (2021). One size fits all? What counts as quality practice in (reflexive) thematic analysis? Qualitative Research in Psychology, 18(3), 328–352. https://doi.org/10.1080/14780887.2020.1769238

Crilley, R. (2021). Where We At? New Directions for Research on Popular Culture and World Politics. International Studies Review, 23(1), 164–180. https://doi.org/10.1093/isr/viaa027

Enworo, O. C. (2023). Application of Guba and Lincoln’s parallel criteria to assess trustworthiness of qualitative research on indigenous social protection systems. Qualitative Research Journal, 23(4), 372–384. https://doi.org/10.1108/QRJ-08-2022-0116

Habibie, A., Sholichatun, Y., & Tri Rahayu, I. (2023). The role of life meaningfulness on the quarter-life crisis of university students in Indonesia’s new capital. INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research, 4(2), 123–133. https://doi.org/10.32505/inspira.v4i2.6894

Inayah, P., Habsy, B. A., & Nursalim, M. (2025). Jurnal Pendidikan Integratif, 6(2).

Jannah, M., & Satwika, Y. W. (2021). Pengalaman krisis identitas pada remaja yang mendapatkan kekerasan dari orangtuanya. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(2), 51–59.

Kusumajanti, K., Syarifuddin, S., Sanulita, H., & Gopur, G. (2025). Metodologi Penelitian Kualitatif:: Teori Dan Paradigma Baru Bidang Ilmu Sosial. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Mahmud, A. (2024). Krisis Identitas di Kalangan Generasi Z dalam Perspektif Patologi Sosial pada Era Media Sosial. Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam, (Vol 26 No 2 (2024): Agustus). Diambil dari https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/alfikr/article/view/51032/20674

Mardian, S. (2024). Peran Budaya dalam Membentuk Norma dan Nilai Sosial. Jurnal Ilmu Sosial, 3(11). Diambil dari https://wirabuana.ac.id/artikel/budaya-populer-dan-pengaruhnya-dalam-pembentukan-nilai-sosial/

Maulida, A. R., Wibowo, H., & Rusyidi, B. (2023). Rancang Bangun Model Pengembangan Kegiatan Pendampingan Sosial Pada Remaja Generasi Z Dalam Mengatasi Krisis Identitas. Share : Social Work Journal, 13(1), 92. https://doi.org/10.24198/share.v13i1.46633

Pasenrigading, A. R., Nur, H., & Daud, M. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Persepsi Diri dan Pembentukan Identitas Remaja. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9), 68–81.

Prayogi, A. S. (2025). Fandom Tokoh Agama di Era Digital: Antara Spiritualitas, Popularitas, dan Tantangan Etis. Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies, 5(2), 113–123.

Purwanto, S., & Siagian, F. (2025). Strategic Human Resources Management in the Global Era : Navigating Opportunities and Challenges. 1(1).

Putri, B. T. V. K. H., Selawati, E., Mukti, M. A. B., Nindya, P. S., & Hariyanto, Y. (2025). Akulturasi Dalam Perspektif Islam: Adaptasi Budaya Lokal Tanpa Kehilangan Nilai-Nilai Religiusitas. Jurnal Integrasi Pengetahuan Disiplin, 6(1).

Rahimi, S., & khatooni, M. (2024). Saturation in qualitative research: An evolutionary concept analysis. International Journal of Nursing Studies Advances, 6(December 2023), 100174. https://doi.org/10.1016/j.ijnsa.2024.100174

Saefudin, A., Wasino, Susanto, & Musadad, A. A. (2023). “The Netherlands in Indonesia, 1945-49”: An Analysis of Argument Narrative Structure in Indonesian History Textbook. Theory and Practice in Language Studies, 13(7), 1721–1729. https://doi.org/10.17507/tpls.1307.15

Saidina, M. F. (2025). Perkembangan Peradaban Islam dalam Perspektif Sosial Budaya. Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin, 1(2), 130–143.

Salsabila, A. F., Harsyanthi, F., Mustika, I., Hidayat, P. S. W., & Riany, Y. E. (2023). The Dynamics of Quarter Life Crisis and Coping Strategies for Final Year Undergraduate Students. Journal of Family Sciences, 8(1), 123–135. https://doi.org/10.29244/jfs.v8i1.42751

Sari, F. P., & Saefudin, A. (2024). Museums As Spaces For History Learning And Educational Tourism : Shaping Students ’ Creativity And Understanding. Tarikhuna: Journal of History and History Education, 6(2), 276–2783.

Setiawan, A. A., Sudi, M., Matradewi, N. K. W., Muslim, A., Saefudin, A., & Saddhono, K. (2024). Ideological Contestation in Social Media: a Content Analysis of the Promotion of Islamic Education Institutions. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(1), 72. https://doi.org/10.35723/ajie.v8i1.445

Slamet, S. R., Daryono, G., Lelono, G., Olivia, F., Arianto, H., Puspita, A. I., … Aristi, F. A. (2024). Nilai dan Norma Sebagai Dasar Pembentukan Karakter. 10.

Sumaryanto, E., & Ibrahim, M. (2023). Intercultural Communication In Frame Adaptation Theories. Nusantara Hasana Journal, 3(2), 42–51.

Usman, H., & Akbar, P. S. (2022). METODOLOGI PENELITIAN SOSIAL (Ke-3; R. Damayanti, ed.). Jakarta: Bumi Aksara.

Valentina, A., Putri, G. L., & Putri, O. H. (2022). Komunikasi Visual Untuk Edukasi Insecurity Pada Remaja Perempuan Yang Diakibatkan Oleh Penggunaan Media Sosial. Jurnal Bahasa Rupa, 5(02), 237–245. Diambil dari https://bit.ly/jurnalbahasarupa

Zhang, Z., Jiménez, F. R., & Cicala, J. E. (2020). Fear Of Missing Out Scale: A self-concept perspective. Psychology and Marketing, 37(11), 1619–1634. https://doi.org/10.1002/mar.21406