Analisis Pembinaan Kemandirian dalam Industri Kreatif pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Narkotika Jakarta
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pembinaan kemandirian berbasis industri kreatif di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Narkotika Jakarta. Fokus utamanya adalah untuk mengetahui efektivitas, faktor pendukung, serta hambatan dalam pelatihan kerja yang mengarah pada kemandirian dan reintegrasi sosial warga binaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pejabat pembinaan kerja, instruktur, dan warga binaan yang aktif dalam kegiatan industri kreatif seperti pengoperasian mesin CNC, pembuatan paving block, sablon, dan konveksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan berbasis industri kreatif berkontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan, motivasi, dan kepercayaan diri warga binaan. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama. Kesimpulannya, pembinaan industri kreatif efektif dalam mendukung rehabilitasi sosial dan ekonomi warga binaan. Disarankan agar Lapas meningkatkan fasilitas pelatihan, memperluas kerja sama dengan sektor industri, dan mengoptimalkan pemasaran hasil karya untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga binaan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theory and methods (5th ed.). Pearson.
Kuncoro, M. (2009). Metode riset untuk bisnis dan ekonomi: Bagaimana meneliti dan menulis tesis. Erlangga.
Lofland, J., Snow, D. A., Anderson, L., & Lofland, L. H. (2006). Analyzing social settings: A guide to qualitative observation and analysis (4th ed.). Wadsworth/Thomson Learning.
Moleong, L. J. (2006). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Pratama Purba, D., Rembarta, R. F., Sarwono, A. B., Saputro, R. P., Rachman, B. A., Perdana, H., Kementerian Republik Indonesia, & Lemdiklat Polri. (2024). Kecenderungan lemahnya kontrol sosial sebagai determinan kenakalan remaja. EKOMA: Jurnal Ekonomi, 3(3).
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang pemasyarakatan. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Rukin. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. CV Budi Utama.
Sarwono, J. (2006). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Graha Ilmu.
Silaen, S. (2018). Metodologi penelitian sosial untuk penulisan skripsi dan tesis. In Media.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supranto, J. (2003). Statistik: Teori dan aplikasi. Erlangga.