Pendekatan Marketing Mix 7P pada Pembinaan Kemandirian Budidaya Ikan Lele di Lapas Kelas Iia Metro

Main Article Content

Nur Ma’ruf Ardiansyah
Alif Shofa Danutirta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi marketing mix 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence) dalam pembinaan kemandirian budidaya ikan lele di Lapas Kelas IIA Metro, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam meningkatkan pemasaran produk tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada upaya pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi kreatif, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan marketing mix 7P di Lapas Kelas IIA Metro telah berjalan cukup efektif, terutama dalam aspek produk, harga, dan proses produksi. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan promosi, minimnya pelatihan SDM, dan sarana budidaya yang belum optimal. Di sisi lain, terdapat peluang besar melalui pengembangan produk olahan dan tingginya permintaan ikan lele di pasar lokal. Kesimpulannya, strategi 7P dapat menjadi pendekatan efektif untuk mendukung pembinaan kemandirian warga binaan, meningkatkan pemasaran produk, serta mendorong reintegrasi sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ardiansyah, N. M., & Danutirta, A. S. (2026). Pendekatan Marketing Mix 7P pada Pembinaan Kemandirian Budidaya Ikan Lele di Lapas Kelas Iia Metro. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 244–256. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.12323
Section
Articles

References

Handayani, R., & Wibowo, A. (2021). Government Support and Its Impact on Catfish Farming Productivity in Indonesia. Indonesian Journal of Fisheries Economics, 15(1), 45–58.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (2022a). Laporan Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2022.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (2022b). Program Budidaya Lele untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Kementerian PPN/Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Perpres No. 18 Tahun 2020.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Nugroho, R. (2018). Peran Pembinaan Kemandirian dalam Menunjang Reintegrasi Sosial Narapidana. Jurnal Rehabilitasi Sosial, 10(1), 45–56.

Nurhayati, S., & Pratama, R. A. (2019). Potensi Budidaya Lele dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Pedesaan. Jurnal Ilmu Pertanian, 12(2), 45–56.

Rahayu, S., & Nugroho, B. (2020). Empowering Prisoners Through Catfish Farming Training: A Case Study in Central Java. Journal of Community Empowerement, 8(2), 112–125.

Sari, R., & Nugroho, B. (2021). Efektivitas Metode 5 Why dalam Mengidentifikasi Masalah Pemasaran pada UKM Budidaya Ikan. Jurnal Ilmu Pemasaran, 10(3), 78–90.

Septyan, R. (2020). Pembinaan Narapidana dalam Sistem Pemasyarakatan. Jurnal Hukum Dan Pembangunan, 50(2), 345–360.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumartini. (2024). Tahun 2021, Ikan Lele Masih Terfavorit di Provinsi Lampung. DKP Provinsi Lampung. https://dkp.lampungprov.go.id/detail-post/tahun-2021-ikan-lele-masih-terfavorit-di-provinsi-lampung

Supriyanto, A. (2020). Efektivitas Program Pelatihan Kerja di Lembaga Pemasyarakatan terhadap Penurunan Residivisme. Jurnal Pemasyarakatan, 15(2), 123–135.

Suryana, B. (2019). Integrating Fisheries and Creative Economy: Opportunities and Challenges. Journal of Creative Industries, 12(2), 78–92.

Wibowo, A., & Permana, D. (2020). Analisis Penerapan Metode 5 Why dalam Meningkatkan Efektivitas Pemasaran pada Usaha Kecil dan Menengah. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 15(2), 45–56.