Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotika di Masyarakat Dusun Sidungkal Desa Gerlang

Main Article Content

Yunfika Ida Astriyani
Musa Fitri Fatkhiya

Abstract

Penggunaan antibiotika yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotika, kejadian resistesi antibiotika dapat disebabkan apabila kurangnya pengetahuan masyarakat dan perilaku penggunaan antibiotika yang tidak tepat. Masyarakat cenderung tidak mengetahui bahwa menggunakan antibiotika dengan dosis dan waktu yang tidak tepat akan menimbulkan masalah pada kesehatan mereka sendiri. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku dalam penggunaan antibiotika. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskripif dengan pengambilan data secara prospektif. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 75 responden. Penelitian ini dilakukan dengan memperoleh data dari responden dengan mengedarkan lembar pertanyaan (Kuisioner) yang berupa data primer ke responden secara langsung. Data yang diperoleh kemudian dianalisa secara deskriptif dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan pada 75 reponden yang memenuhi kriteria inklusi dan diperoleh hasil nilai signifikasi yang didapatkan sebesar 0,507, nilai signifikasi >0,05 maka tidak ada hubungan yang bermakna antara variabel-variabel. Maka pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap penggunaan antibiotika di Dusun Sidungkal Desa Gerlang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Astriyani, Y. I., & Fatkhiya, M. F. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotika di Masyarakat Dusun Sidungkal Desa Gerlang. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(8), 713–725. https://doi.org/10.56799/jim.v3i8.4629
Section
Articles

References

Albertin, L. D. (2018). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Terdiagnosa Infeksi Saluran Pernapasan Atas Akut (ISPaA) di Insatalasi Rawat Jalan Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta Tahun 2014-2016.

Ansel, H. C. (2011). Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Edisi Keempat. Terjemahan oleh Farida Ibrahim. UI Press.

Bellissimo-Rodriques F. (2008). Antimicrobial Drug Use and Antibiotic-Resistant Bacteria (Emerg Infect Dis (ed.); pp. 14–187).

Budiman. (2013). Kapita Selekta Kuesioner : Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika.

Chotimah Kusuma Putri. (2017). Evaluasi Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Antibiotik di Kabupaten Klaten.

Dewi, D. P. (2021). Peran Edukasi Penggunaan Antibiotik Terhadap Pengetahuan Masyarakat.

Djawaria, D. P. A., Setiadi, A. A. P., & Setiawan, E. (2018). Analisis Perilaku dan Faktor Penyebab Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Di Surabaya. . . Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(4), 406–417.

Etebu Ebimieowei, I. A. (2016). Antibiotics: Classification and mechanisms of action with emphasis on molecular perspectives. Delta University, Nigeria. International Journal of Applied Microbiology and Biotechnology Research. Blue Pen Journals Ltd.

Helmia, F. (2015). Community-Acquired Pneumonia in Indonesia (thesis) Netherlands: Erasmus University Rotterdam; isolates from selected poultry; a mini review. World Vet J, 5(3), 36–41.

Indriani, Ervita dan Susanti, N. S. (2017). Flu dan Batuk, Perlukah Antibiotik? Majalah Farmasetika, 2(5).

Juwita, D.A; Arifin, H. dan Yulianti, N. (2017). Kajian Deskripstif Retrospektif Regimen Dosis Antibiotik Pasien Pneumonia Anak di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Sains Farmasi Dan Klinis, 3(2).

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Pedoman Pelayanan Kefarmasian untuk Terapi Antibiotik (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (ed.)).

Khairunnisa, K., Tanjung, H. R., & Sumantri, I. (2018). Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik. Journal of Tropical Medicine Conference Series, 1(1).

L, P. (2020). Peningkatan Perilaku Perawat Melalui Pengetahuan Dalam Menjalankan Prinsip Pemberian Obat Dua Belas Benar. Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(2), 79–85.

Laili Hani Kurniawati. (2019). Hubungan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotik (Studi Kasus Pada Konsumen Apotek-Apotek Di Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan).

Nadia Wahyu Pangestika. (2017). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Terhadap Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Kader Pkk Di 17 Kecamatan Wilayah Kabupaten Banyumas.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Penerbit Rineka Cipta.

Notoatmojo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan (R. Cipta (ed.)).

Novelni, R., Azyenela, L., & Septiana, Y. (2020). Antibiotik Oral Di Apotek Kecamatan Koto. 9(2).

Pajar Pulungan. (2017). . Pengetahuan, Keyakinan dan Penggunaan Antibiotik pada Masyarakat di Kelurahan Hutaraja Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan.

Shargen, L. (2012). Biofarmasetika dan Farmakokinetika. Terjemahan oleh Fasich, Budi Suprapti. Pusat Penerbitan dan Percetakan Airlangga.

Tjay, Hoan T, R. K. (2015). Obat – Obat Penting. Elex Media Komputindo.