Hambatan Kapasitas dan Institusional UMKM Lokal dalam Integrasi ke Rantai Pasok Ritel Modern: Studi kasus Indomaret Cabang Klaten

Main Article Content

Rio Setiawan
Albert Gamot Malau

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama sebagai penyerap tenaga kerja dan penyedia berbagai kebutuhan konsumsi masyarakat. Meskipun demikian, keterlibatan UMKM lokal dalam rantai pasok ritel modern masih menghadapi berbagai tantangan yang menghambat perluasan akses pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yang dihadapi UMKM lokal dalam menjalin kemitraan dengan ritel modern, khususnya Indomaret Cabang Klaten. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pelaku UMKM, manajemen ritel, serta instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama yang dihadapi UMKM meliputi keterbatasan kapasitas produksi, ketidakkonsistenan standar kualitas produk, rendahnya kemampuan manajerial, keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi, serta kurangnya pemahaman terhadap prosedur administrasi dan persyaratan regulasi ritel modern. Selain itu, faktor institusional seperti terbatasnya akses pembiayaan, lemahnya dukungan pemerintah daerah, dan minimnya pendampingan usaha turut memperlambat proses integrasi UMKM ke dalam rantai pasok ritel modern. Temuan penelitian menegaskan bahwa peningkatan daya saing UMKM tidak hanya memerlukan penguatan kapasitas internal usaha, tetapi juga dukungan ekosistem yang kondusif melalui kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan sektor ritel. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami tantangan integrasi UMKM ke pasar modern sekaligus menjadi dasar bagi perumusan strategi pengembangan kemitraan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Setiawan, R., & Malau, A. G. (2026). Hambatan Kapasitas dan Institusional UMKM Lokal dalam Integrasi ke Rantai Pasok Ritel Modern: Studi kasus Indomaret Cabang Klaten . ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(7), 2637–2643. https://doi.org/10.56799/jim.v5i7.18491
Section
Articles

References

Aminarta, A. A., & Kurniawan, M. L. A. (2021). Analysis of macroeconomic indicators against the composite stock price index (CSPI) in Indonesia: Vector error correction model (VECM) approach. Journal of Economics Research and Social Sciences, 5(2), 134–147. https://doi.org/10.18196/jerss.v5i2.12267

Bachtiar, R., Nugroho, A., & Setiawan, D. (2025). Supply chain challenges in Indonesian food and beverage SMEs. Journal of Small Business and Entrepreneurship Development, 10(2), 112–126.

Badan Pusat Statistik. (2021). Tabel inter regional input-output Indonesia transaksi domestik atas dasar harga produsen menurut 34 provinsi dan 52 industri (juta rupiah). Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/publication/2021/12/29/3ea49c0d856eceaba836792d/tabel-inter-regional-input-output-indonesia-tahun-2016-tahun-anggaran-2021.html

Christopher, M. (2016). Logistics and supply chain management (5th ed.). Pearson Education.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Fitriasari, F. (2020). How do small and medium enterprises survive the COVID-19 outbreak? Jurnal Inovasi Ekonomi, 5(2), 53–62. https://doi.org/10.22219/jiko.v5i3.11838

Gunapriya, M., Suryanto, T., & Wijaya, A. (2025). Digital supply chain integration and SME competitiveness in developing economies. Journal of Supply Chain Innovation, 12(1), 45–58.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2017). Operations management: Sustainability and supply chain management (12th ed.). Pearson.

Hernandez, R., & Pedersen, T. (2020). Supply chain resilience and local SME development in emerging economies. International Journal of Logistics Management, 31(4), 775–790.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2021). Sosialisasi PP 41/2021: Reformasi rencana induk dan penyelenggaraan KPBPB Batam, Bintan, Karimun sebagai kawasan perdagangan bebas berkelas dunia.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Nuryakin, N., & Ardyan, E. (2018). SMEs’ marketing performance: The mediating role of market entry capability. Journal of Research in Marketing and Entrepreneurship, 20(2), 122–146. https://doi.org/10.1108/JRME-03-2016-0005

OECD. (2021). The digital transformation of SMEs. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/bdb9256a-en

Porter, M. E. (1985). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. Free Press.

Pujawan, I. N., & Mahendrawathi, E. (2017). Supply chain management (3rd ed.). Andi.

Ruiz-Peñalver, S. M., Rodríguez, M., & Camacho, J. A. (2019). A waste generation input-output analysis: The case of Spain. Journal of Cleaner Production, 210, 1475–1482. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2018.11.050

Stimson, R. J., Stough, R. R., & Roberts, B. H. (2006). Regional economic development. Springer.

Susilo, D., & Krisnadewara, P. (2021). Digital transformation of SMEs in Indonesia. International Journal of Business Economics, 3(1), 45–57.

Tambunan, T. (2019). Recent evidence of the development of micro, small and medium enterprises in Indonesia. Journal of Global Entrepreneurship Research, 9(18), 1–15. https://doi.org/10.1186/s40497-018-0140-4

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.