Optimalisasi Pola Asuh Keluarga untuk penurunan Angka Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Hinai Kanan Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat

Main Article Content

Suci Mulia Ningsih
Ria Julita Sari

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan anak. Kondisi ini terjadi akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang dan dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stunting adalah pola asuh orang tua, terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi, perawatan, dan kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita di Desa Hinai Kanan, Kecamatan Hinai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting. Balita yang memperoleh pola asuh kurang optimal cenderung memiliki risiko stunting yang lebih tinggi dibandingkan balita yang mendapatkan pola asuh yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pengasuhan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan pendampingan kepada orang tua mengenai praktik pengasuhan yang tepat sebagai salah satu upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan anak secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ningsih, S. M., & Sari, R. J. (2026). Optimalisasi Pola Asuh Keluarga untuk penurunan Angka Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Hinai Kanan Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(7), 2253–2258. https://doi.org/10.56799/jim.v5i7.17556
Section
Articles

References

Aramico, B., Hartoyo, E., & Jufri. (2013). Hubungan sosial ekonomi, pola asuh, pola makan dengan stunting pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Universitas Syiah Kuala.

Aridiyah, F. O., Rohmawati, N., & Ririanty, M. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak balita di wilayah pedesaan dan perkotaan. Pustaka Kesehatan, 3(1), 163–170.

Eniyati. (2016). Hubungan antara pola asuh orang tua dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 7(2), 132–138.

Handayani, L., Nurhaeni, N., & Wanda, D. (2017). Penyimpangan tumbuh kembang pada anak dari orang tua bekerja. Jurnal Keperawatan Indonesia, 20(1), 48–55. https://doi.org/10.7454/jki.v20i1.439

Julianti, H., & Jusmaeni, R. (2021). Hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak prasekolah. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibnu Sina, 6(1), 10–15.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Standar antropometri penilaian status gizi anak. Direktorat Bina Gizi.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Buku saku pemantauan status gizi Provinsi Sumatera Utara tahun 2017. Direktorat Gizi Masyarakat.

Kyle, T., & Carman, S. (2014). Buku ajar keperawatan pediatri (2nd ed.). EGC.

Khairina, E., & Widyawati, Y. (2013). Pengasuhan nenek pada cucu berusia balita dengan ibu bekerja. Jurnal Psikologi, 11(2), 75–84.

Latifah, W., Damar, V., & Adinda, D. (2021). Keterlibatan orang tua pada pendidikan anak usia TK dalam belajar bersosialisasi dengan teman sebaya. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 45–53.

MCA Indonesia. (2017). Stunting dan masa depan Indonesia. Millennium Challenge Account Indonesia.

Munawaroh, S. (2015). Pola asuh mempengaruhi status gizi balita. Jurnal Keperawatan Profesional, 3(2), 44–52.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (Rev. ed.). Rineka Cipta.

Pemantauan Status Gizi. (2015). Buku saku pemantauan status gizi tahun 2015. Direktorat Gizi Masyarakat.

Prameswari, H. A. (2020). Hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku berkendara remaja usia 12–15 tahun (Skripsi). STIKES ICMe Jombang.

Persatuan Ahli Gizi Indonesia. (2018). Stop stunting dengan konseling gizi. Penebar Plus.

Rakhmawati, I. (2015). Peran keluarga dalam pengasuhan anak. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 1–18.

Renyoet, B. S., Hadju, V., & Rochimiwati. (2013). Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting anak usia 6–23 bulan di wilayah pesisir Kecamatan Tallo Kota Makassar. Media Gizi Masyarakat Indonesia, 3(1), 9–15.

Sofiani, I. K., Sumarni, T., & Mufaro’ah, M. (2020). Bias gender dalam pola asuh orang tua pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 766–777. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.300

Tiavanka, R. A. (2020). Kecukupan energi protein balita gizi kurang di Desa Adiwerna Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal (Doctoral dissertation). Faculty of Nursing and Health.

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.