Analisis Tingkat Literasi Keuangan Syariah Pada Masyakat Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara
Main Article Content
Abstract
Tingkat literasi keuangan syariah masih sangat rendah, hanya mencapai 8,11% pada tahun 2016. Dengan demikian, hanya 8 dari 100 penduduk di Indonesia yang memiliki pemahaman tentang industri jasa keuangan syariah. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan literasi keuangan konvensional yang mencapai 29,66%. Hal ini menimbulkan ironi mengingat mayoritas masyarakat Indonesia menganut agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan syariah pada masyakat Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan melibatkan 300 responden penelitian. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas masyarakat Kecamatan Kembang memiliki literasi keuangan syariah yang berada pada tingkat sedang hingga rendah. Hanya sebagian kecil yang memiliki pemahaman yang baik tentang konsep-konsep keuangan syariah. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya akses terhadap pendidikan keuangan syariah, minimnya sosialisasi dari lembaga keuangan syariah, serta kurangnya referensi dan informasi yang tersedia di Masyarakat
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
BPS. (2022). Kecamatan Kembang dalam Angka 2022. Jepara: BPS Kabupaten Jepara.
BPS. (2023). Kabupaten Jepara dalam Angka 2023. Jepara: BPS Kabupaten Jepara.
Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif : Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan. Publik, dan Ilmu social, Jakarta : Kencana Prenama Media Group. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An Analysis Of Personal Finansial Literacy Among Collage Student. Financial Services Review, 7(2), 107–128.
Dewi, G., & Sidik, A. Y. (2019). Questioning the authority to settle bankruptcy cases of Sharia financial institution in indonesia: In religious court or commercial court? International Journal of Recent Technology and Engineering, 7(6), 1505–1511. Retrieved from https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85066621686&partnerID=40&md5=1678da872bd99c1838117de971ccc5de
Ferdi, M., Amri, M., & Zaenal, M. (2022). Literasi dan Inklusi Keuangan dalam Perekonomian Indonesia : Suatu Aplikasi Panel Data. Jurnal Eknomika Dan Dinmika Sosial, 1(2), 51–70.
Ghofur, A. (2018). Falsafah Ekonomi Syariah. Depok: Rajawali Press.
Halim, A. (2017). Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.
Hambali, M. Y. (2018). Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Terhadap Perilaku Keuangan Masyarakat Sekitar Pondok Pesantren Di Kecamatan Cibitung Bekasi [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor.
Herdianti, I. ., & Utama, S. (2017). Analisis Tingkat Literasi Keuangan Syariah Mahasiswa Serta Pengaruhnya Terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Nasabah Pada Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus Pada Mahasiswa Non Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta). Jurnal UMY, 3(2), 23–37.
Karim, A. A. (2010). Bank Islam Analisis Fiqih dan Keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kasmir. (2014). Dasar-dasar Perbankan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
KBBI. (1988). Kamus Besas Bahasa Indonesia.
Komarudin, M. N., Nugraha, Hardjadi, D., & Pasha, R. A. (2020). Pengaruh Literasi Keuangan dan Pengendalian Diri Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan (Survei Pada Tenaga Pendidik SD Se-Kecamatan Kuningan. Jurnal Keuangan Dan Bisnis, 18(1), 159–178.
Kuncoro, M. (2003). Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta: Erlangga.
Mabyakto, G. (2017). Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa (Studi Pada Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Sanata Dharma) [Skripsi]. Universitas Sanata Dharma.
Margaretha, F., & Pambudhi, R. A. (2015). Tingkat Literasi Keuangan Pada Mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi. Urnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 17(1), 76–85.
OJK. (2016). Survey Literasi dan Inklusi Keuangan 2016. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
OJK. (2017a). Literasi Keuangan. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
OJK. (2017b). Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah 2017-2019. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
OJK. (2017c). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (Revisit). Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
Purwanto. (2018). Teknik penyusunan instrumen uji validitas dan reliabilitas penelitian ekonomi syariah. Magelang: StaiaPress.
Rahim, S. H. A., Rashid, R. A., & Hamed, A. B. (2016). Islamic Financial Literacy and its Determinants among University Students: An Exploratory Factor Analysis. International Journal of Economics and Financial Issues, 6(7), 32–35.
Ramadhan, R. (2017). Determinan Tingkat Literasi Keuangan. Masyarakat Pada Lembaga Keuangan Syariah (Studi. Kasus Pada Kota Tangerang Selatan) [Skripsi]. UIN Syarif Hidayatullah.
Rasyid, R. (2012). Analisis Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang. Jurnal Kajian Manajemen Bisnis, 1(2), 91–108. https://doi.org/10.24036/jkmb.477800
Sekaran, U., & Bougie, R. (2017). Metode Penelitian untuk Bisnis: Pendekatan Pengembangan-Keahlian, Edisi 6. Jakarta: Salemba Empat.
Singarimbun, M., & Effendi, S. (2016). Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3S.
Siregar, I. R. (2018). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Bogor [Skripsi]. Intitut Pertanian Bogor.
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publising.
Sudarsono, H. (2008). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah Deskripsi dan Ilustrasi. Yogyakarta: Ekonesia.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Wahyu, R. (2019). Analisis Tingkat Literasi Keuangan Syariah Masyarakat Kota Banda Aceh [Skripsi]. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY.
Welly, K., & Juwita, R. (2018). Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Di STIE Multi Data Palembang. Jurnal Ilmu Ekonomi. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(1), 1–16.